Berita Terbaru :
Produksi Masker, Peluang Usaha di Tengah Pandemi Covid-19
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
   

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas
Rehat  Jum'at, 28-02-2020 | 13:43 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Lima santri Pondok Pesantren di Nganjuk dikabarkan terhanyut sungai, 1 diantaranya tewas tenggelam. Tenggelamnya korban akibat terseret arus sungai deras saat mendi bersama, hingga kini korban masih dalam proses pencarian petugas.

Seorang santri Pondok Pesantren Mojosari Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Nganjuk, dikabarkan tewas tenggelam di sungai bodor desa setempat. Korban diketahui bernama Rouf (19), warga asal Jakarta.

Menurut Dewi Nur Saadah warga setempat, korban pada sore hari kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB mandi di sungai bersama ke 4 temannya. Keempatnya, Haka (14), Mursyid (19), Nafayanto (24), dan Imam (19).

Kejadian bermula saat ke 5 santri mandi di sungai, namun tiba tiba air sungai meluap, dan menyeret ke 5 korban. "Ke 4 korban berhasil selamat, sementara korban terseret arus hingga saat ini belum ditemukan," kata Dewi Nur Saadah.

Sementara Marhen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk yang berada di lokasi kejadian, sejak kejadian kemarin langsung memerintahkan kepada BPBD Nganjuk dan dibantu dengan Basarnas dari Trenggalek, guna proses pencarian korban.

Hingga hari ini, proses masih dilakukan dengan menggunakan ban dan perahu karet, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda jenazah korban. Rencananya proses pencarian akan terus dilakukan sampai 7 hari ke depan. (pul)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber