Berita Terbaru :
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
KAI Jatim : Dokter
Ini Syarat New Normal, Sebaran Covid Harus Turun 50 Persen
Risma Menangis, Melihat Bantuan Alkes BIN Tiba di Balaikota
Bambang Pensiun, Bupati Magetan Siapkan Pj Sekda
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
   

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas
Rehat  Jum'at, 28-02-2020 | 13:43 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Lima santri Pondok Pesantren di Nganjuk dikabarkan terhanyut sungai, 1 diantaranya tewas tenggelam. Tenggelamnya korban akibat terseret arus sungai deras saat mendi bersama, hingga kini korban masih dalam proses pencarian petugas.

Seorang santri Pondok Pesantren Mojosari Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Nganjuk, dikabarkan tewas tenggelam di sungai bodor desa setempat. Korban diketahui bernama Rouf (19), warga asal Jakarta.

Menurut Dewi Nur Saadah warga setempat, korban pada sore hari kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB mandi di sungai bersama ke 4 temannya. Keempatnya, Haka (14), Mursyid (19), Nafayanto (24), dan Imam (19).

Kejadian bermula saat ke 5 santri mandi di sungai, namun tiba tiba air sungai meluap, dan menyeret ke 5 korban. "Ke 4 korban berhasil selamat, sementara korban terseret arus hingga saat ini belum ditemukan," kata Dewi Nur Saadah.

Sementara Marhen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk yang berada di lokasi kejadian, sejak kejadian kemarin langsung memerintahkan kepada BPBD Nganjuk dan dibantu dengan Basarnas dari Trenggalek, guna proses pencarian korban.

Hingga hari ini, proses masih dilakukan dengan menggunakan ban dan perahu karet, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda jenazah korban. Rencananya proses pencarian akan terus dilakukan sampai 7 hari ke depan. (pul)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  3 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  7 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  1 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber