Berita Terbaru :
Modifikasi Motor Bergaya Sepeda
Tak Mampu Beli Kuota Internet, Siswa Belajar Menggunakan HT
Unik, Emak-Emak Duta Masker Polres Blitar Sosialisasikan Bermasker ke Pasar
Dispertan Ngawi Sarankan Petani Alih Tanam Palawija
Timnas Senior dan Timnas U-19 Berharap Tuah Sidoarjo
Rumput Lama Stadion GBT Sudah Mulai Dikupas
Warga Perumahan Sedati Permai Meninggal Mendadak di Dalam Rumah
Sarbusmi Tuntut Pemprov Jatim Kawal Tindakan PHK Sepihak
Pelanggar Dihukum Baca Pancasila dan Menyapu Pasar
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria ini Culik dan Sekap Mantan Pacar
Aniaya Dokter Banyuwangi, Tiga Oknum Ormas Diringkus
PDIP Juga Belum Umumkan 5 Calon Daerah di Jatim
BPK Jawa Timur Menang Gugatan Tingkat Pertama di PN Malang
Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Dituding Dukun Santet, Pria Dibunuh Dengan Raket Nyamuk
   

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas
Rehat  Jum'at, 28-02-2020 | 13:43 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Lima santri Pondok Pesantren di Nganjuk dikabarkan terhanyut sungai, 1 diantaranya tewas tenggelam. Tenggelamnya korban akibat terseret arus sungai deras saat mendi bersama, hingga kini korban masih dalam proses pencarian petugas.

Seorang santri Pondok Pesantren Mojosari Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Nganjuk, dikabarkan tewas tenggelam di sungai bodor desa setempat. Korban diketahui bernama Rouf (19), warga asal Jakarta.

Menurut Dewi Nur Saadah warga setempat, korban pada sore hari kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB mandi di sungai bersama ke 4 temannya. Keempatnya, Haka (14), Mursyid (19), Nafayanto (24), dan Imam (19).

Kejadian bermula saat ke 5 santri mandi di sungai, namun tiba tiba air sungai meluap, dan menyeret ke 5 korban. "Ke 4 korban berhasil selamat, sementara korban terseret arus hingga saat ini belum ditemukan," kata Dewi Nur Saadah.

Sementara Marhen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk yang berada di lokasi kejadian, sejak kejadian kemarin langsung memerintahkan kepada BPBD Nganjuk dan dibantu dengan Basarnas dari Trenggalek, guna proses pencarian korban.

Hingga hari ini, proses masih dilakukan dengan menggunakan ban dan perahu karet, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda jenazah korban. Rencananya proses pencarian akan terus dilakukan sampai 7 hari ke depan. (pul)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  12 jam

Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Konsultasi Psikologi  6 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  13 jam

DPRD Nganjuk Desak Agar Usaha Pok Pok Ilegal Ditutup
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber