Berita Terbaru :
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
   

Kios Mangkrak Bentuk Kegagalan Perencanaan
Politik  Jum'at, 28-02-2020 | 08:24 wib
Reporter : Ito Wahyu
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ngawi Yuwono Kartiko
Ngawi pojokpitu.com, DPRD Ngawi, angkat bicara mengenai sejumlah fasilitas umum yang berada disekitar Gor Bung Hatta mengalami kerusakan dan terlihat tak terawat alias bobrok.

Pihak DPRD Kabupaten Ngawi menyayangkan dengan adanya fasilitas umum di sekitar Gelanggang Olahraga (Gor) Bung Hatta yang tidak terawat. Termasuk 6 unit kios yang kondisinya sangat memprihatinkan dan mangkrak. Wakil Ketua Komisi III DPRD Ngawi Yuwono Kartiko, menilai, mangkraknya 6 unit kios tersebut, merupakan kegagalan pembangunan proyek. Terlebih dalam hal perencanaan. "Seharusnya ada study kelayakan dan juga Detail Engineering Design (DED) dan bukan yang hanya memperhatikan aspek fisiknya tanpa memperhatikan aspek sosialnya," kata Yuwono Kartiko.
 
Menurutnya, masyarakat sudah jarang datang ke GOR setiap hari. Sehingga jika memang ada, penyewa kios yang akan menempati pastinya akan berfikir nilai ekonomisnya. Karena tidak dikunjungi masyarakat setiap hari. Yuwono menyarankan, lebih baik bangunan kios tersebut dilaih fungsikan tidak menjadi kios.

Seperti diketahui, meski tidak ada yang menempati 6 unit kios tersebut tahun 2020 ini juga telah dialokasikan anggaran untuk rehab sebesar Rp. 100 juta oleh Disparpora. Kondisi kios sendiri sangat memperhatikan, banyak bangunan yang sudah retak. Bahkan wastafel dan pintu rolling juga telah hilang. (pul)

Berita Terkait

Kios Mangkrak Bentuk Kegagalan Perencanaan

Terbakar, Pemilik Kios Bensin Terluka

Kios Bunga di Trenggalek Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Tiga Kios di Pinggir JLS Dibobol Maling
Berita Terpopuler
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  5 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  4 jam

Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  6 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber