Berita Terbaru :
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
   

Ribut Dengan Pacar, Bawa Sajam, Pemuda Dicokok Polisi
Mataraman  Jum'at, 28-02-2020 | 06:15 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Seorang pemuda diamankan petugas kepolisian Polsek Maospati, Kabupaten Magetan. Pemuda asal Surabaya tersebut diamankan petugas karena membawa senjata tajam, saat mau dilerai oleh warga karena ribut dengan sang pacar di Pasar PPU Maospati.

Budi, hanya bisa pasrah saat digelandang petugas kepolisian Polsek Maospati Kabupaten Magetan. Pemuda 20 tahun asal Perak Utara Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya ini, diringkus petugas karena kedapatan membawa sajam saat terjadi keributan di pasar produk unggulan maospati.

Kapolsek Maospati, Kompol Basuki Dwi Koranto, mengatakan, saat itu, pada selasa dini hari kemarin, pelaku sedang ngopi di ppu maospati."Pelaku ribut dengan seorang perempuan yang diakui sebagai pacarnya," jelas Kapolsek.

Warga yang ada di sekitar lokasi mencoba melerainya, namun pelaku tidak terima. Ia kemudian lari ke warung penjual nasi goreng dan mengambil
pisau, untuk melawan warga yang mencoba melerainya. "Pisau dapur itu sempat mengenai jaket salah satu warga hingga robek," imbuhnya.

Pelaku mengaku nekat melawan warga yang ingin melerainya karena terpengaruh minuman keras.

Atas perbuatannya, pelaku diancam hukuman paling lama sepuluh tahun penjara, sesuai dengan pasal 2 ayat 1, undang-undang darurat nomer 12 tahun 1951, tentang penggunaan senjata tajam. (yos)

Berita Terkait

Ribut Dengan Pacar, Bawa Sajam, Pemuda Dicokok Polisi

Polisi Tahan Satu Suporter Bawa Sajam

Polisi Pamekasan Amankan Pemilik Senpi Rakitan dan Sajam

Razia Sajam, Polisi Dapat Pengendara Mabuk
Berita Terpopuler
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  4 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  4 jam

Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber