Berita Terbaru :
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Pengusaha Keberatan Pemberhentian Penyamakan Kulit
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 27-02-2020 | 23:10 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Pengusaha kulit mengaku keberatan dengan rencana pemberhentian sementara penyamakan kulit, khususnya produksi basah. Karena usaha tersebut menjadi sumber ekonomi para pengusaha dan karyawannya.

Rencana pemberhentian sementara penyamakan kulit produksi basah di Lingkungan Industri Kulit, atau LIK Magetan, dikeluhkan oleh pengusaha penyamakan kulit. Mereka mengaku keberatan dengan rencana tersebut.

Karena hal itu menyangkut hidup para pengusaha, dan para karyawan yang selama ini, menggantungkan hidup dari usaha penyamakan kulit. Salah satu pengusaha penyamakan kulit, Sigit Maryono, berharap pemerintah bisa menfasilitas mencari solusi bersama, akan tetapi produksi kulit basah tetap beroperasi.

Pemberhentian sementara akan diperlakukan sejak 2 Maret 2020 mendatang. Karena Pemkab bakal memberi sanksi administratif apabila produksi basah tetap berlangsung. Karena selama ini dinilai membuang limbah dibawah standart mutu.

Pihak UPT industri kulit yang ada di LIK, mengklaim bahwa limbah cair yang outputnya ke kali gandong, sudah memenuhi standart.

Nono Siswanto, petugas penjaga ipal LIK, mengatakan pengolahan air limbahmenunjukkan beberapa tahapan, sebelum masuk ke aliran sungai gandong. Pihak ipal LIK, mengklaim air di output sudah tidak berbau. (pul)

Berita Terkait

Bupati Suprawoto Masih Rahasiakan Lokasi LIK 2

Bupati Pastikan Ada Pembuangan Limbah Sementara di LIK

Pasca Produksi, DPRD Sarankan Tempat Pembuangan Limbah LIK

Sepakat Dengan Bupati Magetan, Penyamakan Kulit Tetap Jalan
Berita Terpopuler
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  2 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  2 jam

Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
Peristiwa  2 jam

Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber