Berita Terbaru :
Hujan Deras Angin Kencang Robohkan Kandang Pakan Ternak
Tiga Warga Nganjuk Status PDP Meninggal Dunia
Inilah Hasil SNMPTN 2020: 96.496 Peserta Lolos
Naskah, Ratusan Santri Mudik Massal Gunakan Kapal Laut
Wakil Bupati Sumenep Pingsan Saat Rapat Musrembang
Masih Ada Warga Berjubel Saat Antri Pengurusan SIM
Angka Kesembuhan Pasien Positif Corona Bertambah
Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Jumlah Warga Nganjuk Positif Covid 19 Bertambah Jadi 7 Orang
Pemkot Probolinggo Siapkan Rp 57 Milyar Untuk Penanganan Corona
Geger, Seorang Pria Mendadak Meninggal Dunia di Dalam Masjid
Ari Lasso Menemukan Kembarannya Asal Manado
Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
   

Jambore Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Pamerkan Hasil Tekhnologi Pertanian
Mataraman  Kamis, 27-02-2020 | 21:05 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Perkumpulan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) se Jawa Timur, menggelar jambore di jJmbang. Dalam jambore ini para petani modern melakukan pameran hasil tehnologi peranian, mulai hasil pertanian makanan pokok, hingga aneka buah yang selama ini sudah memenuhi industri eksport import.

Kegiatan ini digelar di P4S sedulur tani Dusun Serning Desa Banjaragung Kecamatan Bareng, Jombang. Hasil teknologi produk unggulan masing-masing daerah P4S ini dipamerkan. 

Hasil tekonologi pertanian ini dibuka Kapuslat Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Bustanul Arifin Caya.

Dalam ekspo produk unggulan, dipamerkan sejumlah produk dari peserta pelatihan P4S di provinsi Jawa Timur. Diantaranya sayur mayur dari Pasuruan, blimbing buah dari Blitar, aneka makanan olahan pertanian dari Jombang serta beras organik. Bahkan, beras merah dan beras hitam organik dari banyuwangi telah menembus pasar Eropa.

Bustanul Arifin Caya, mengatakan, P4S diharapkan bisa mentransfer tekhnologi pertanian kepada masyarakat. Targetnya hasil pertanian yang dihasilkan petani Indonesia bisa mendulang kebutuhan ekspor. "Salah satunya beras merah yang sudah mulai merambah ke Eropa dan peluangnya masih besar," kata Bustanul Arifin Caya.

Jambore yang diikuti 135 P4S se Jawa Timur ini akan berlangsung 3 hari. dalam kegiatan tersebut, selain dilakukan pembahasan persoalan pertanian juga diperagakan sejumlah teknologi pengolahan produk pertanian, seperti penggorengan kopi.

Dengan menggunakan alat sangrai kopi buatan P4S sendiri, proses sangrai kopi menghasilkan aroma dan warna kopi yang khas dan menarik. (yos)

Berita Terkait

Jambore Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Pamerkan Hasil Tekhnologi Pertanian

Hadiri Jambore, Bupati Pasuruan Tiba-Tiba Sakit

Jambore Pemuda Daerah Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Ratusan Mahasiswa Jawa Timur Berkumpul Untuk Tangkal Hoax dan Isu Perpecahan
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  9 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  12 jam

Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Peristiwa  6 jam

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber