Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Pemutilasi di Pasar Besar Malang Divonis 20 Tahun Penjara
Hukum  Kamis, 27-02-2020 | 18:14 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Sugeng Santoso, warga Jodipan Wetan, terdakwa kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, bulan Mei 2019 lalu akhirnya divonis 20 tahun penjara. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntut seumur hidup.

Pertimbangan majelis hakim terhadap terdakwa Sugeng Santoso, karena terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap kepada miss X, terdakwa inkonsisten dalam persidangan dan terdakwa pernah dihukum.

Atas dasar pertimbangan tersebut, majelis hakim yang diketuai Dina  Pelita Asmara, menjatuhkan vonis 20 tahun penjara, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kota Malang.

Tim kuasa hukum terdakwa Sugeng Santoso, sangat menghormati putusan majelis hakim. Namun, pihaknya menilai hakim tidak mempertimbangkan hasil visum ahli forensik, yang mana korban di mutilasi setelah meninggal dunia (postmortem). Oleh sebab itu, kuasa hukum terdakwa akan melakukan upaya hukum lain yakni banding.

Sementara, Kasi Pidana Umum, Wahyu Hidayatullah, menjelaskan , masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim dan akan melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan tinggi.

Selama mendengarkan putusan majelis hakim, Sugeng hanya tertunduk, usai divonis 20 tahun, Sugeng mengaku menerima vonis tersebut. Sementara, siapa miss X yang menjadi korban mutilasi, hingga saat ini belum diketahui asal usul miss X. (yos)

Berita Terkait

Pemutilasi di Pasar Besar Malang Divonis 20 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber