Berita Terbaru :
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
   

Amphuri Jatim Sayangkan Kebijakan Penghentian Sementara Umroh Akibat Virus Corona
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:42 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia, (Amphuri) menyayangkan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan jamaah umroh akibat virus corona. Pasalnya, pihak travel sudah melakukan persiapan serta pelunasan seluruh akomodasi minimal 10 hari ke depan.

Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim mencatat kerugian akibat penghentian jamaah umroh mencapai Rp 36 milyar per hari. Ini lantaran pembayaran tiket pesawat, hotel, dan akomodasi jamaah selama di Mekkah dan Madinah sudah dibayar lunas 10 hari ke depan. Bahkan untuk tiket pesawat sudah dibayar lunas hingga bulan April.

Pengumuman yang baru diumumkan jam 2 dini hari tadi dinilai mendadak. Sebab jamaah yang dijadwalkan berangkat hari ini pun menjadi gagal berangkat. Sufyan mencontohkan jamaah yang seharusnya berangkat pada jam 11 siang tadi kini tertahan di Bandara Cengkareng Jakarta, lantaran tidak diperkenankan untuk terbang. Bahkan Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah melakukan pengembalian dana akibat gagal terbang.

"Kami meminta agar jamaah mengerti kondisi akibat virus corona dan mengajukan penawaran reschedule, tanpa harus membatalkan niat untuk umroh, lantaran seluruh biaya akomodasi sudah lunas dan tidak bisa dikembalikan ke calon jamaah," kata Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim.

Salah satu calon jamaah umroh, Anang, yang akan berangkat pada 2 Maret mendatang mengaku, menerima keputusan penghentian sementara umroh, akibat pengaruh virus corona. Namun pihaknya ingin memastikan pada pihak travel agar tetap bisa berangkat usai kebijakan Arab Saudi dicabut.

Per hari ini layanan pengajuan visa untuk umroh secara sistem sudah ditutup, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Amphuri berharap ada kelonggaran kebijakan bagi jamaah umroh yang sudah melakukan apply visa agar bisa tetap berangkat.(end)

Berita Terkait

Beredar Surat Edaran Galang Dana Dari Pegawai Untuk Covid-19

Dalam Sehari, Pasien Covid-19 yang Sembuh Naik Drastis 1.027 Orang

Jumlah Pasien Covid 19 Sembuh Semakin Banyak

Enam Petugas Kesehatan Terkonfrim Virus Corona Covid 19
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  4 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  12 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  21 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber