Berita Terbaru :
Angka Kesembuhan Pasien Positif Corona Bertambah
Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Jumlah Warga Nganjuk Positif Covid 19 Bertambah Jadi 7 Orang
Pemkot Probolinggo Siapkan Rp 57 Milyar Untuk Penanganan Corona
Geger, Seorang Pria Mendadak Meninggal Dunia di Dalam Masjid
Ari Lasso Menemukan Kembarannya Asal Manado
Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
   

Amphuri Jatim Sayangkan Kebijakan Penghentian Sementara Umroh Akibat Virus Corona
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:42 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia, (Amphuri) menyayangkan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan jamaah umroh akibat virus corona. Pasalnya, pihak travel sudah melakukan persiapan serta pelunasan seluruh akomodasi minimal 10 hari ke depan.

Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim mencatat kerugian akibat penghentian jamaah umroh mencapai Rp 36 milyar per hari. Ini lantaran pembayaran tiket pesawat, hotel, dan akomodasi jamaah selama di Mekkah dan Madinah sudah dibayar lunas 10 hari ke depan. Bahkan untuk tiket pesawat sudah dibayar lunas hingga bulan April.

Pengumuman yang baru diumumkan jam 2 dini hari tadi dinilai mendadak. Sebab jamaah yang dijadwalkan berangkat hari ini pun menjadi gagal berangkat. Sufyan mencontohkan jamaah yang seharusnya berangkat pada jam 11 siang tadi kini tertahan di Bandara Cengkareng Jakarta, lantaran tidak diperkenankan untuk terbang. Bahkan Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah melakukan pengembalian dana akibat gagal terbang.

"Kami meminta agar jamaah mengerti kondisi akibat virus corona dan mengajukan penawaran reschedule, tanpa harus membatalkan niat untuk umroh, lantaran seluruh biaya akomodasi sudah lunas dan tidak bisa dikembalikan ke calon jamaah," kata Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim.

Salah satu calon jamaah umroh, Anang, yang akan berangkat pada 2 Maret mendatang mengaku, menerima keputusan penghentian sementara umroh, akibat pengaruh virus corona. Namun pihaknya ingin memastikan pada pihak travel agar tetap bisa berangkat usai kebijakan Arab Saudi dicabut.

Per hari ini layanan pengajuan visa untuk umroh secara sistem sudah ditutup, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Amphuri berharap ada kelonggaran kebijakan bagi jamaah umroh yang sudah melakukan apply visa agar bisa tetap berangkat.(end)

Berita Terkait

Youtuber Mojokerto Berikan Bunga dan Masker untuk Tim Medis yang Berjuang Melawan Virus Corona

Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona

DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus

Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  8 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  10 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  12 jam

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber