Berita Terbaru :
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
KAI Jatim : Dokter "Whistleblower" Covid-19 Surabaya Harus Didukung
Ini Syarat New Normal, Sebaran Covid Harus Turun 50 Persen
Risma Menangis, Melihat Bantuan Alkes BIN Tiba di Balaikota
Bambang Pensiun, Bupati Magetan Siapkan Pj Sekda
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
   

Amphuri Jatim Sayangkan Kebijakan Penghentian Sementara Umroh Akibat Virus Corona
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:42 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia, (Amphuri) menyayangkan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan jamaah umroh akibat virus corona. Pasalnya, pihak travel sudah melakukan persiapan serta pelunasan seluruh akomodasi minimal 10 hari ke depan.

Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim mencatat kerugian akibat penghentian jamaah umroh mencapai Rp 36 milyar per hari. Ini lantaran pembayaran tiket pesawat, hotel, dan akomodasi jamaah selama di Mekkah dan Madinah sudah dibayar lunas 10 hari ke depan. Bahkan untuk tiket pesawat sudah dibayar lunas hingga bulan April.

Pengumuman yang baru diumumkan jam 2 dini hari tadi dinilai mendadak. Sebab jamaah yang dijadwalkan berangkat hari ini pun menjadi gagal berangkat. Sufyan mencontohkan jamaah yang seharusnya berangkat pada jam 11 siang tadi kini tertahan di Bandara Cengkareng Jakarta, lantaran tidak diperkenankan untuk terbang. Bahkan Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah melakukan pengembalian dana akibat gagal terbang.

"Kami meminta agar jamaah mengerti kondisi akibat virus corona dan mengajukan penawaran reschedule, tanpa harus membatalkan niat untuk umroh, lantaran seluruh biaya akomodasi sudah lunas dan tidak bisa dikembalikan ke calon jamaah," kata Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim.

Salah satu calon jamaah umroh, Anang, yang akan berangkat pada 2 Maret mendatang mengaku, menerima keputusan penghentian sementara umroh, akibat pengaruh virus corona. Namun pihaknya ingin memastikan pada pihak travel agar tetap bisa berangkat usai kebijakan Arab Saudi dicabut.

Per hari ini layanan pengajuan visa untuk umroh secara sistem sudah ditutup, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Amphuri berharap ada kelonggaran kebijakan bagi jamaah umroh yang sudah melakukan apply visa agar bisa tetap berangkat.(end)

Berita Terkait

Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis

Kolonel Yuri Beri Peringatan, Jangan Kembali ke Jakarta

Kimiskinan dan Minimnya Edukasi Sebabkan Angka Kematian Covid-19 Tinggi

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jatim Mencapai 1.858
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  4 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  2 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  8 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber