Berita Terbaru :
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
   

Ketua Koperasi Amphuri Beri Pilihan, Refund atau Reschedule
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:37 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Ketua Koperasi Amphuri asosiasi Muslim penyelenggara haji dan umrah Republik Indonesia, memberikan penawaran jamaah melakukan perjalanan penuh ke Turki tanpa umroh, atau penjadwalan ulang hingga pengembalian dana.
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jamaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia. Akibat merebaknya covid 19 atau yang biasa dikenal dengan virus corona.

Hal ini membuat kualahan seluruh biro perjalanan haji dan umroh di Indonesia, tak terkecuali biro perjalanan di bawah naungan asosiasi muslim penyelenggara haji dan umrah Republik Indonesia atau Amphuri.

Tercatat hari ini, Kamis (27/2) ada 100 jamaah yang diberangkatkan dengan paket perjalanan Turki dan umroh. Namun dengan keluarnya kebijakan oleh pemerintah Arab Saudi memberhentikan sementara kedatangan jamaah umrah, maka Ketua Koperasi Amphuri, Amaludin Wahab, memberikan 3 pilihan penawaran bagi jamaah yang sudah terlanjur berangkat. Dengan tetap melakukan perjalanan ke Turki, namun tidak melakukan umroh, dan yang akan berangkat dalam waktu dekat. Atau diberikan pilihan untuk penjadwalan ulang atau pengembalian penuh

Adanya pemberhentian sementara kedatangan jamaah umrah, membuat biro perjalanan haji dan umrah kewalahan, seperti yang dirasakan oleh Lia Vallesy, selaku manager customer sebuah biro perjalanan umroh, yang rencanannya akan memberangkatkan 600 jamaah dari Surabaya-Medan. "Padahal persiapan keberangkatan tinggal 80 persen, dengan jadwal keberangkatan per tanggal 3 dan 4 Maret 2020," kata lia Vallesy.

Hingga berita ini diturunkan, belum terhitung kerugian yang dialami biro perjalanan umrah, karena masih melakukan komunikasi dan koordinasi oleh pihak maskapai dan hotel yang sudah terlanjur dibayarkan. (pul)

Berita Terkait

Kemenag Larang Biro Terima Pendaftaran Umroh

Biro Umroh Reschedule Pemberangkatan Jamaah

Saudi Hentikan Visa, Jamaah Umroh Asal Bangkalan Tertunda Keberangkatannya

Terlanjur Ajukan Izin Cuti, Kadis Pertanian Ngawi Batal Umroh
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  8 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  7 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber