Berita Terbaru :
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Ketua Koperasi Amphuri Beri Pilihan, Refund atau Reschedule
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:37 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Ketua Koperasi Amphuri asosiasi Muslim penyelenggara haji dan umrah Republik Indonesia, memberikan penawaran jamaah melakukan perjalanan penuh ke Turki tanpa umroh, atau penjadwalan ulang hingga pengembalian dana.
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan sementara kedatangan jamaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia. Akibat merebaknya covid 19 atau yang biasa dikenal dengan virus corona.

Hal ini membuat kualahan seluruh biro perjalanan haji dan umroh di Indonesia, tak terkecuali biro perjalanan di bawah naungan asosiasi muslim penyelenggara haji dan umrah Republik Indonesia atau Amphuri.

Tercatat hari ini, Kamis (27/2) ada 100 jamaah yang diberangkatkan dengan paket perjalanan Turki dan umroh. Namun dengan keluarnya kebijakan oleh pemerintah Arab Saudi memberhentikan sementara kedatangan jamaah umrah, maka Ketua Koperasi Amphuri, Amaludin Wahab, memberikan 3 pilihan penawaran bagi jamaah yang sudah terlanjur berangkat. Dengan tetap melakukan perjalanan ke Turki, namun tidak melakukan umroh, dan yang akan berangkat dalam waktu dekat. Atau diberikan pilihan untuk penjadwalan ulang atau pengembalian penuh

Adanya pemberhentian sementara kedatangan jamaah umrah, membuat biro perjalanan haji dan umrah kewalahan, seperti yang dirasakan oleh Lia Vallesy, selaku manager customer sebuah biro perjalanan umroh, yang rencanannya akan memberangkatkan 600 jamaah dari Surabaya-Medan. "Padahal persiapan keberangkatan tinggal 80 persen, dengan jadwal keberangkatan per tanggal 3 dan 4 Maret 2020," kata lia Vallesy.

Hingga berita ini diturunkan, belum terhitung kerugian yang dialami biro perjalanan umrah, karena masih melakukan komunikasi dan koordinasi oleh pihak maskapai dan hotel yang sudah terlanjur dibayarkan. (pul)

Berita Terkait

Kemenag Larang Biro Terima Pendaftaran Umroh

Biro Umroh Reschedule Pemberangkatan Jamaah

Saudi Hentikan Visa, Jamaah Umroh Asal Bangkalan Tertunda Keberangkatannya

Terlanjur Ajukan Izin Cuti, Kadis Pertanian Ngawi Batal Umroh
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  10 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  8 jam

Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  48 menit

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber