Berita Terbaru :
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
Gang Kampung-Kampung Hingga Rumah Susun Sewa Lakukan Physical Distancing
Harga Daging Ayam dan Telur Naik Saat Pandemi Covid-19
   

KPK Datangi Rumah Adik Ipar DPO Nurhadi
Hukum  Kamis, 27-02-2020 | 12:16 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengobok-obok Kota Surabaya, untuk memburu mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi, Rabu (26/2) malam. Kali ini lembaga anti rasuah tersebut menggeledah rumah adik ipar Nurhadi, di Perumahan Pandugo 1, Penjaringan Timur, Surabaya.

KPK datangi Perumahan Pandugo 1, kawasan Penjaringan Timur Blok PL Nomer 14 Surabaya. Rumah yang didatangi KPK ini adalah kediaman Subhan Nur Rachman, adik kandung Tin Zuraidan, yang tak lain istri Nurhadi, mantan Sekretaris Mahkamah Agung, buronan KPK.

Dengan dikawal anggota Brimob bersenjata lengkap, sejumlah petugas KPK datang ke rumah tersebut pukul 6 petang. Petugas KPK langsung masung dan melakukan penggeledahan di rumah berlantai 2 itu untuk mencari Nurhadi. Setelah melakukan penggeledahan, KPK keluar pukul 9 malam."Petugas tak menemukan Nurhadi, namun membawa sejumlah koper dan kardus yang dimasukkan ke bagasi mobil," kata Subhan Nurahman,si pemilik rumah.

Usai melakukan penggeledahan petugas KPK keluar dan pergi dengan mengendarai 6 mobil. Penggeledahan KPK ini terkait kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi sebagai buron KPK. KPK memasukkannya tersangka kasus suap-gratifikasi sebesar Rp 46 miliar, itu ke daftar pencarian orang. (pul)

Berita Terkait

KPK Datangi Rumah Adik Ipar DPO Nurhadi

KPK Buru DPO Nurhadi ke Tulungagung

Penyidik KPK Geledah Kantor Pengacara Rahmat Santoso, Ini Hasilnya
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  10 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  9 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  7 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber