Berita Terbaru :
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
   

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kota dan Kabupaten Probolinggo, 1 Orang Tewas
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 27-02-2020 | 10:55 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Hujan selama 3 jam membuat ratusan rumah di Kota dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (26/2) malam, terendam banjir setinggi hampir sepinggang orang dewasa. Meski banjir terus menggenangi pemukiman, namun warga enggan mengungsi. Dilaporkan juga seorang bocah 10 tahun tewas terseret banjir, saat berenang di sungai desa setempat.

Banjir kembali menggenangi pemukiman warga, salah satunya ratusan rumah di Kampung Dok, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo.
Kampung ini setiap musim penghujan selalu menjadi langganan banjir. Namun kali ini yang terparah sejak musim penghujan lalu.

Ketinggian air kisaran 30 sampai 80 senti meter atau sepinggang orang dewasa. Air dengan cepat masuk ke rumah warga, hingga banyak yang tidak sempat menyelamatkan perabotannya. Warga hanya pasrah saat air terus merendam perabotan.

Aminah, salah satu warga kampung dok, mengatakan, beruntung kasur, baju serta surat-surat berharga berhasil terselamatkan. banjir ini kali kedua merendam rumahnya.

Sementara itu menurut Syarif, di kampungnya hampir 200 rumah di 2 RT. "Kampung ini sudah tidak layak huni, hampir setiap tahun selalu menjadi langganan banjir," kata Syarif.

Baik dari data BPBD Kota maupun Kabupaten Probolinggo, intensitas hujan selama 3 jam lebih, membuat ratusan rumah di Kota dan Kabupaten Probolinggo direndam banjir.

Untuk kabupaten terparah di Kecamatan Tongas, sedangkan di kota paling parah di Kecamatan Mayangan.

Dilaporkan juga seorang bocah berusia 10 tahun bernama Diki, warga Dusun Gunung Tugel Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, tewas setelah terseret banjir di sungai desa setempat. (yos)

Berita Terkait

Detik-Detik Banjir Lahar Hujan Gunung Bromo Menerjang Sungai Paser

Hujan Selama Seharian Membuat Puluhan Rumah Terendam Banjir

Banjir Masih Menggenangi Rumah dan Puluhan Hektar Sawah

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kota dan Kabupaten Probolinggo, 1 Orang Tewas
Berita Terpopuler
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  1 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  1 jam

Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  2 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  42 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber