Berita Terbaru :
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
   

PLT Bupati Sidoarjo Perintahkan Bongkar Bangunan Liar di Sepanjang Sungai
Metropolis  Kamis, 27-02-2020 | 05:10 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahamd Syaifuddin
Sidoarjo pojokpitu.com, Genangan banjir di 2 desa Wilayah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo yang tak kunjung surut. Karena sungai sudah menyempit akibat berdirinya bangunan liar milik warga. Sehingga air dengan volume besar sulit mengalir ke muara.

Penyampaian ini ditegaskan oleh Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahamd Syaifuddin, saat melakukan inspeksi mendadak di 2 lokasi rawan banjir di Wilayah Sidoarjo Kota. Menurutnya, upaya mengatasi banjir di 2 desa yakni, Desa Kedungbanteng dan Banjarasri Kecamatan Tanggulangin, telah dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Sejumlah penanganan telah dilakukan diantaranya penyedotan dengan menggunakan belasan pompa, pembuatan dam sementara. Namun upaya ini tidak membuah hasil. Air masih menggenang di rumah-rumah warga di Desa Kedungbanteng dan banjarasri Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.

"Kami menghimbau kepada warga yang telah membangun bangunan tanpa izin, segera membongkar dengan sadar karena untuk kepentingan umum. Selain itu, akan memanfaatkan tanah kas desa untuk dijadikan busem dalam mengatasi banjir pasca melakukan kajian," kata Nur Ahmad Syaifuddin.

Sementara itu Suwono, Perangkat Desa Kedungbanteng mengatakan, pada zaman dahulu sungai cukup lebar dan bisa untuk tempat berlabuh perahu-perahu nelayan dan petambang. Namun kali ini kondisi sungai hanya tinggal 2 meter. Banyak bangunan liar warga yang mendirikan rumah milik saluran irigasi, sehingga kondisi sungai menyempit.

Bagi warga yang mendirikan rumah dipinggir sungai diharapkan sabar diri. Bahwa penderitaan warga di 2 desa akibat adanya bangunan liar yang ada di sepanjang sungai Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri Tanggulangin Sidoarjo. (pul)

Berita Terkait

Tidak Ada Hujan, Rumah Warga Makin Tenggelam Karena Banjir

Tim ITS Akan Melakukan Kajian Cepat Banjir di Sidoarjo

Pro-Kontra Atas Rencana Pembongkaran Bangunan Liar di Tanggulangin

PLT Bupati Sidoarjo Perintahkan Bongkar Bangunan Liar di Sepanjang Sungai
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  2 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  5 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  16 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  15 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber