Berita Terbaru :
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Melawan Polisi, Tiga DPO Curanmor Ditembak Mati
Peristiwa  Rabu, 26-02-2020 | 18:04 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, akhirnya bertindak tegas terhadap 3 pelaku curanmor yang meresahkan warga Kota Surabaya. Ketiga pelaku yang telah masuk daftar pencarian orang ini terpaksa ditembak mati, karena melawan polisi saat disergap.

Dalam pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti motor hasil curian, mobil sarana kejahatan, pisau penghabisan, senjata api jenis air soft gun, dan sebuah bom bondet, yang digunakan kawanan untuk melukai korban.
 
Aparat kepolisian makin tegas bertindak terhadap para pelaku kejahatan jalanan di Kota Surabaya Rabu (26/2) siang. Anggota unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, terpaksa menembak mati 3 pelaku curanmor, yang telah masuk dalam daftar Pencarian Orang atau DPO polisi.
 
Penembakan ketiga pelaku curanmor yang salah satunya merupakan residivis kasus pembunuhan ini, berawal dari penangkapan 3 orang penadah motor curian di kawasan jalan kedung cowek pada 21 Februari lalu.
 
Dari hasil pengembangan itu, polisi mengantongi 3 nama sang eksekutor yakni, Bambang, Wiwid dan Widodo yang merupakan warga, Malang. Ketiga pelaku ini terkenal licin, karena selalu berhasil setiap melakukan aksinya. Cara yang dilakukan kawanan ini adalah memasukkan motor hasil curian ke dalam mobil.
 
Saat melakukan lidik di lapangan, petugas mendapati 3 pelaku baru saja beraksi di Kawasan Jalan Panjang Jiwo Surabaya, dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia  Bernopol N 1571 EB.
 
Saat kendaraan mereka dihentikan oleh petugas, ketiganya turun bersamaan, dan mengeluarkan senjata tajam serta senjata air soft gun jenis glock.
 
Karena membahayakan keselamatan, anggota Unit Jatanras terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, dengan menembak ketiganya di bagian tubuh mematikan. Ketiganya akhirnya tewas saat perjalanan menuju ke rumah sakit.
 
"Dari tangan ketiga pelaku, polisi menyita barang bukti yaitu motor hasil curian, sebuah mobil sarana kejahatan, pisau penghabisan, senjata api jenis air soft gun, sejumlah kunci letter T, dan sebuah bom bondet, yang digunakan setiap aksinya," kata AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.
 
Polisi juga mengamankan 3 penadah motor hasil curian asal Pasuruan, yakni Tono, Fahmi dan Jakfar Sodiq. Ketiganya dijerat pasal 480 KUHP tentang penadah hasil kejahatan, dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor

Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor

Curi Motor, Warga Dau Harus Mendekam di Sel Tahanan Polsek Wagir

Pencuri Bersajam Bawa Kabur Sepeda Motor Usai Satroni Kampung
Berita Terpopuler
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  3 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  3 jam

Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
Peristiwa  3 jam

Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber