Berita Terbaru :
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
Gang Kampung-Kampung Hingga Rumah Susun Sewa Lakukan Physical Distancing
Harga Daging Ayam dan Telur Naik Saat Pandemi Covid-19
   

Pecahkan Rekor Dunia, Pemkab Kediri Gelar Penyajian Cup Dawet Dari Lele
Life Style  Rabu, 26-02-2020 | 17:02 wib
Reporter : Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Guna mencegah stunting, Pemkab Kediri menggelar kampanye gemar makan ikan, untuk anak-anak TK dan juga orangtuanya. Tercatat ada 3 ribu lebih cup dawet dari olahan ikan lele yang disajikan. Acara tersebut masuk Rekor Muri, bahkan juga masuk Rekor Dunia.

Mencegah stunting atau gagalnya pertumbuhan pada anak, Pemerintah Kabupaten Kediri, menggelar kampanye gemar makan ikan. Pasalnya, Kabupaten Kediri penghasil beberapa jenis ikan, seperti ikan lele dan ikan hias.

Dalam acara ini, Pemkab Kediri juga menyajikan 3 ribu lebih cup dawet dari olahan ikan lele. Tak pelak acara tersebut, masuk dalam Rekor Museum Indonesia (MURI). Bahkan penyajian ribuan cup dawet dari olahan ikan lele juga memecahkan rekor dunia.

Petugas dari Museum Rekor Indonesia (MURI) langsung menghitung cup-cup dawet hasil olahan lele, yang disiapkan oleh panitia. Dari hasil penghitungan petugas muri, tercatat 355 cup dawet lele dan masuk Rekor Dunia.

"Setelah kita hitung ternyata ada 355 cup dawet lele, ini masuk rekor muri dan juga masuk rekor dunia," kata Ariani Siregar, Senior Manager MURI

Sementara istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kampanye gemar makan ikan, sebagai salah-satu cara untuk mencegah stunting. Karena di Jawa Timur, animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan masih rendah.

"Kami mendukung gerakan gemar makan ikan ini, karena di Jawa Timur, animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan masih rendah," kata Arumi Bachsin.

Usai acara, para peserta siswa taman kanak-kanak, guru dan orangtuanya langsung mengambil cup dawet hasil olahan lele. Peserta sangat senang dengan adanya acara pemecahan rekor Muri ini. Ia berharap, dengan acara ini masyarakat lebih mengerti, dan mempersiapkan makanan bergizi untuk anak-anaknya, agar pertumbuhan anak tidak terganggu.

"Saya berharap agar para orangtua lebih mengerti dan mempersiapkan makanan bergizi untuk pertumbuhan anaknya," kata Ila Sariatun Nikmah.

Di Jawa Timur sendiri, konsumsi ikan hanya 36 kilogram perorangan selama setahun. Di Kabupaten Kediri hanya separuhnya, 18 kilogram per orang selama setahun.(end)

Berita Terkait

Pecahkan Rekor Dunia, Pemkab Kediri Gelar Penyajian Cup Dawet Dari Lele
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  10 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  9 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  7 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber