Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi
Mataraman  Rabu, 26-02-2020 | 14:17 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Pelaku nekat menghabisi korban yang masih tetangganya sendiri lantaran sakit hati. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Kakak beradik pelaku pembunuhan terhadap bocah Sekolah Dasar Negeri Puri, yang mayatnya ditemukan di bawah jembatan di Jalan Raya Mojokerto Lamongan, sebulan lalu, berhasil diringkus polisi.

Proses penyelidikan berlangsung hampir 1 bulan. Hingga akhirnya Anggota Resmob Polres Mojokerto Kota mengungkap pelaku pembunuhan terhadap bocah Sekolah Dasar Negeri Puri, Ardio Wiliam Oktavianto (13) yang mayatnya ditemukan di bawah jembatan jalan Raya Mojokerto Lamongan.

Setelah menjalani proses yang panjang dan mengumpulkan alat bukti dan saksi, pelaku pembunuhan bocah Sekolah Dasar Negeri, Kecamatan Puri, bernama Tresno Sutejo dan Imam Sutejo. Kedua pelaku merupakan kakak beradik, yang merupakan tetangga korban Ardio Wiliam.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Bogiek Sugiyarto, mengatakan, pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan berkat usaha keras dari anggotanya. "Kedua pelaku nekat menghabisi korban Ardio Wiliam, lantaran sakit hati. Korban Ardio Wiliam sering memukul salah satu adiknya saat di sekolah," kata AKBP Bogiek Sugiyarto.

Peran pelaku pertama Tresno Sutejo, sebagai eksekutor pembunuhan dengan cara mencekik dan membenturkan kepala korban ke tembok jembatan. Sedangkan adiknya membantu menemani dan menerangi kakaknya saat menghajar korban hingga membuang ke bawah jembatan.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita sandal, bambu untuk menusuk korban dan sepeda motor yang digunakan untuk membawa korban Ardio Wiliam jalan-jalan. Kedua tersangka dijerat dengan pasal, 338 dan 351 kuhp tentang pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati

Reka Ulang Pembunuhan Disambut Isak Tangis Anak Korban
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber