Berita Terbaru :
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
   

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi
Mataraman  Rabu, 26-02-2020 | 14:17 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Pelaku nekat menghabisi korban yang masih tetangganya sendiri lantaran sakit hati. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Kakak beradik pelaku pembunuhan terhadap bocah Sekolah Dasar Negeri Puri, yang mayatnya ditemukan di bawah jembatan di Jalan Raya Mojokerto Lamongan, sebulan lalu, berhasil diringkus polisi.

Proses penyelidikan berlangsung hampir 1 bulan. Hingga akhirnya Anggota Resmob Polres Mojokerto Kota mengungkap pelaku pembunuhan terhadap bocah Sekolah Dasar Negeri Puri, Ardio Wiliam Oktavianto (13) yang mayatnya ditemukan di bawah jembatan jalan Raya Mojokerto Lamongan.

Setelah menjalani proses yang panjang dan mengumpulkan alat bukti dan saksi, pelaku pembunuhan bocah Sekolah Dasar Negeri, Kecamatan Puri, bernama Tresno Sutejo dan Imam Sutejo. Kedua pelaku merupakan kakak beradik, yang merupakan tetangga korban Ardio Wiliam.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Bogiek Sugiyarto, mengatakan, pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan berkat usaha keras dari anggotanya. "Kedua pelaku nekat menghabisi korban Ardio Wiliam, lantaran sakit hati. Korban Ardio Wiliam sering memukul salah satu adiknya saat di sekolah," kata AKBP Bogiek Sugiyarto.

Peran pelaku pertama Tresno Sutejo, sebagai eksekutor pembunuhan dengan cara mencekik dan membenturkan kepala korban ke tembok jembatan. Sedangkan adiknya membantu menemani dan menerangi kakaknya saat menghajar korban hingga membuang ke bawah jembatan.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita sandal, bambu untuk menusuk korban dan sepeda motor yang digunakan untuk membawa korban Ardio Wiliam jalan-jalan. Kedua tersangka dijerat dengan pasal, 338 dan 351 kuhp tentang pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati

Reka Ulang Pembunuhan Disambut Isak Tangis Anak Korban
Berita Terpopuler
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  4 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  16 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  17 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber