Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Festival Dhahar Duren Medowo 2020
Icip - Icip  Rabu, 26-02-2020 | 00:05 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Guna menjadikan sebuah desa destinasi wisata di Jawa Timur, Pemerintah Desa Medowo, Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, menggelar festival dhahar duren atau makan durian.

Sedikitnya 2020 buah durian khas desa medowo diserbu warga, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah desa untuk mengenalkan produk unggulannya.

Para pengunjung yang didominasi warga Jawa Timur, mendapatkan jatah buah durian secara cuma-cuma di event tahunan kali keempat ini. Selain sebagai ajang promosi potensi wisata desa, kegiatan ini juga merupakan wujud syukur atas melimpahnya hasil panen para petani.

Ribuan durian ini merupakan hasil panen para petani yang sengaja dibagikan secara gratis. Hal itu dilakukan sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil panen selama bulan November hingga Februari tahun 2020 ini.

Dalam festival ini, sedikitnya terdapat 5 buah tumpeng durian raksasa dengan berbagai jenis dan ukuran. Untuk mendapatkan satu buah durian, para pengujung harus menukarkan kupon yang telah didapatkan.

Hendrik, pengunjung asal Surabaya mengatakan, durian lokal dari Desa Medowo terkenal akan rasa manis yang bercampur dengan sedikit rasa pahit. Selain itu, tekstur buahnya juga dinilai lebih tebal dan lembut, serta baunya yang lebih harum.

Acara tahunan ini mampu menarik ribuan warga dari berbagai daerah. Selain dapat menikmati kelezatan buah durian, para pengujung juga dapat merasakan kesejukkan udara di lereng Gunung Kelud.

Sementara itu, Sujarwo, Kepala Medowo, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menarik wisatawan untuk datang ke Desa Medowo, karena medowo memiliki potensi wisata alam yang indah.

"Selain itu, durian medowo memiliki ciri khas rasa tersendiri yakni pahit legit dimana rasa yang seperti inilah yang banyak diburu oleh pecinta durian," kata Sujarwo.

Untuk diketahui, di Desa Medowo dari 20 ribu pohon dapat menghasilkan 3 ribu buah setiap harinya sementara terdapat 1500 warga yang menggantungkan hidup dari durian.

Diharapkan, buah durian hasil budidaya warga lokal ini nantinya bisa bersaing dengan durian durian khas daerah lain khususnya untuk rasa dan kelezatan buahnya. (yos)

Berita Terkait

Ibu Hamil Boleh Makan Durian, Tapi Ini Syaratnya

Kecamatan Tlogosari Buka Wisata Durian Petik Pohon

Ribuan Warga Berebut 2020 Durian Dalam Kenduri Durian

Kampung Desa Sukowono Surga Durian Lokal Berbagai Jenis
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber