Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Ruang Kelas di SDN ini Rusak Membahayakan Siswa
Pendidikan  Selasa, 25-02-2020 | 10:15 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Pihak siswa dan guru meminta agar Pemkab Nganjuk segera merenovasinya. Foto Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Sebuah Sekolah Dasar Negeri di Nganjuk, kondisi bangunannya mulai memprihatinkan. Kelas 1 hingga kelas 6 SDN Paron Kecamatan Bagor Nganjuk kondisi bangunannya mulai rusak. Terlihat dibagian atap plapon kelas. Plapon dari asbes itu jebol.

Bahkan sejumlah genting juga ambruk dan menimpa plapon hingga jebol. Beruntung tidak menimpa sejumlah siswa yang sedang mengikuti proses belajar mengajar.

Sejumlah plapon kelas lain juga mulai menganga. Sejumlah kayu penahan plapon mengeropos dan rawan ambruk, bahkan sebagian disangga dengan kayu agar tidak ambruk.

Tentu saja kondisi tersebut membuat khawatir siswa. Andre salah satu siswa mengaku takut, jika terjadi hujan dan angin tiba-tiba kelasnya roboh. Iapun meminta agar pemerintah bisa secepatnya membangun sekolahnya. Kondisi yang sama juga terjadi pada ruang kepala sekolah. Sejumlah atap juga ambrol, serta mushollah sekolah rusak dimakan usia.

Menurut Wardi Kepala SDN Paron, bangunan sekolah terakhir di renovasi oleh pemerintah pada tahun 1999 lalu dan hanya tambal sulam saja.

Sementata pihak komite sekolah sudah berupaya membantu dengan mencarikan dana, untuk pembangunan fisik sekolah meski hanya tambal sulam. Juga dana sumbangan untuk membangun pagar sekolah serta taman bunga di halaman. "Namun dana dari komite tak cukup jika untuk membangun secara keseluruhan bangunan kelas," kata Wardi.

Meski kondisi semua kelas rusak, pihak sekolah belum memiliki pilihan tempat lain untuk memindahkan para siswanya. Hanya meminta agar dinas terkait bisa segera merenovasi. (pul)

Berita Terkait

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun

Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi

Ruang Kelas di SDN ini Rusak Membahayakan Siswa
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  11 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  9 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  11 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber