Berita Terbaru :
Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Jumlah Warga Nganjuk Positif Covid 19 Bertambah Jadi 7 Orang
Pemkot Probolinggo Siapkan Rp 57 Milyar Untuk Penanganan Corona
Geger, Seorang Pria Mendadak Meninggal Dunia di Dalam Masjid
Ari Lasso Menemukan Kembarannya Asal Manado
Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
   

Pengangguran Jadi Pengedar Pil Koplo Dibekuk Reskrim Polsek Pakisaji
Malang Raya  Selasa, 25-02-2020 | 04:15 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal Polsek Pakisaji, meringkus pengedar pil koplo yang meresahkan masyarakat Pakisaji selama ini. Pelaku selalu memesan kepada bandar melalui telepon, dan mengambil barang dengan cara ranjau dengan harga Rp 1 juta per seribu butirnya.

Pelaku bisa untung Rp 600 ribu untuk setiap seribu batirnya Jika dijual secara tiks, sementara barang bukti yang diamankan bersama pelaku sejumlah 1.834 butir pil serta uang Rp 840 ribu hasil penjualan.

Adalah Wahyu Asyari (24), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Pakisaji.
Menurut AKP Triwik W, Kapolsek Pakisaji, menejlaskan, berdasarkan informasi yang didapat dan ditindaklanjuti, anggota Reskrim Polsek Pakisaji, maka anggota yang mengintai pergerakan pelaku mengetahui adanya transaksi yang dilakukan pelaku dan meringkusnya.

"Petugas yang melakukan penggeledahan terhadap pelaku, didapatkan barang bukti sejumlah 1.834 butir pil koplo yang baru saja diperoleh dari bandarnya dengan sistem ranjau diwilayah Karangploso," kata Menurut AKP Triwik W.

Pelaku dan bandar mengaku tidak saling mengenal, dan pemesanan melalui online atau telepon saja, dengan harga per seribu butir dihargai Rp 1 juta dan barang diantar sesuai perjanjian dari bandar dalam pengambilannya.

Tidak hanya pil koplo yang turut diamankan, namun uang hasil penjualan sebesar Rp 840 ribu juga ikut diamankan. Selama pelaku menjual dengan cara tiks atau per box yang dijual per tiks berisi 5 butir dihargai Rp 10 ribu, dan 10 butir dengan harga Rp 20 ribu.

"Bahkan, keuntungan pelaku dengan cara menjual per tiks lebih besar dibanding per box, yaitu kisaran Rp 600 ribu dan Rp 400 ribu jika dijual per box isi 100 atau 200 butir," imbuh Kapolsek Pakisaji.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 196 subsider 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan  ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

7 Juta Pil Koplo Siap Edar Diamankan Polisi

Pengedar Pil Koplo di Area Stadion Kanjuruhan Dibekuk Polisi

Sempat Menjadi Buronan, Pengedar Pil Setan Sasaran Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi

Dituntut 3 Tahun 6 Bulan, Pengedar Pil Koplo Malah Divonis 6 Tahun
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  7 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  10 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  11 jam

Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber