Berita Terbaru :
Produksi Masker, Peluang Usaha di Tengah Pandemi Covid-19
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
   

Amankan 4 Pelaku Jaringan Lapas, BNNK Surabaya Sita 1 Ons Sabu
Metropolis  Senin, 24-02-2020 | 18:53 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, kembali mengamankan 4 orang sebagai kurir dan pengedar sabu jaringan Lapas Pamekasan. Dari pengungkapan ini, petugas menyita barang bukti sabu seberat 115,58 gram atau 1 ons 15 gram, serta hp, timbangan elektrik dan sejumlah uang.

Keempat pelaku, yakni Iwan, Muhammad, Hajir sebagai kurir dan Datuk alias Topan seorang pengedar sabu. Mereka diringkus petugas BNNK Surabaya, di tempat berbeda.

"Penangkapan pelaku jaringan narkoba Lapas Pamekasan Madura ini, diawali diamankannya Iwan sebagai kurir dengan barang bukti 1,13 gram. Dari keterangan pelaku Iwan, petugas BNNK Surabaya kembali meringkus Muhammad di rumahnya, Jalan Kedung Klinter dan menangkap Datuk alias Topan pengedar sekaligis pengendali sabu tersebut," papar AKBP. Kartono - Kepala BNNK Surabaya.

Setelah mengamankan 3 orang pelaku, BNNK Surabaya yang mengembangkan kasus ini, kembali menangkap Hajir sebagai orang yang menyimpan sabu seberat 101,16 gram di dalam rumahnya, Jalan Keputran Kejambon Surabaya.

Sementara, pengakuan residivis kasus narkoba, Datuk alias Topan, sabu tersebut, didapatnya dari seorang bandar, sekaligus pengendali peredaran sabu ini yang ada di dalam Lapas Pamekasan Madura. Selama menerima kiriman barang, Datuk menerima uang Rp 1 setengah juta.

Atas pengungkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti sabu dengan total seberat 115,58 gram atau 1 ons 15 gram, serta 2 buah hp, 2 timbangan elektrik, sejumlah uang, dan rekapan penjualan sabu.(end)

Berita Terkait

Transaksi Pil Koplo, Warga Pakisaji Dibekuk Satreskrim Polsek Bululawang

Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba

Edarkan Sabu, Napi dan Kuli Bangunan Dibekuk Polisi

Usai Transaksi Narkoba, PNS Disperindag Diringkus Polsek Gondanglegi
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  10 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  10 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber