Berita Terbaru :
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
   

Kasus Penusukan Heru, Terdakwa Heri Divonis Hukuman Mati
Hukum  Senin, 24-02-2020 | 16:36 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Satu terdakwa kasus penusukan Heru Susilo divonis hukuman mati, sedangkan dua terdakwa lainnya divonis 10 tahun penjara. Selama berlangsungnya sidang, pihak kepolisian melakukan pengamanan ketat di sekitar Pengadilan Negeri Kota Madiun.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Heri Cahyono, terdakwa kasus penusukan koordinator parkir. Hal itu terbukti Heri telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Heru Susilo , warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada 1 September 2019 lalu.
 
Putusan hukuman mati bagi Heri Cahyono alias Gundul itu sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (jpu) Deni Niswansyah pada sidang sebelumnya. Sementata itu, dua terdakwa lainnya Irwan Yudho Hartanto, serta Hari Prasetyo divonis 10 tahun penjara. Putusan itu  lebih ringan 5 tahun dari tuntutan JPU .
 
Menanggapi hal tersebut, terdakwa Heri Cahyono masih mempertimbangkan upaya hukum lain atau masih pkir-pikir . Kemudian pimpinan sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk berpikir, apakah melakukan banding atau menerima putusan yang telah dibacakan.
 
Sementara itu, istri korban Heru Susilo, Hermin Sri Tiktoningsih mengaku lega mendengar putusan yang dibacakan oleh majelis hakim terhadap Heri Cahyono. Menurutnya, vonis mati merupakan hukuman setimpal yang sepatutnya didapatkan oleh terdakwa karena sudah menghilangkan nyawa suaminya.
 
Sepulang dari sidang di Pengadilan Negeri Kota Madiun, ketiga terdakwa dibawa ke Lapas Klas 1 Madiun dengan menggunakan mobil baracuda Satbrimob Polda Jatim, dengan pengawalan ketat.(end)

Berita Terkait

Kasus Penusukan Heru, Terdakwa Heri Divonis Hukuman Mati

Penjual Nasi Goreng Tusuk Anak Dibawah Umur

Polisi Periksa Saksi Kasus Penusukan Dua Bersaudara

Diduga Sambil Mabuk, Warga Jalan Rangkah Tusuk Tetangga
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  6 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  5 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  6 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber