Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Zaenal Tewas Keracunan Gas Saat Perbaiki Mesin Pompa di Dalam Sumur
Mataraman  Senin, 24-02-2020 | 14:16 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Berniat memperbaki mesin pompa air di dalam sumur, 2 warga Ngawi keracunan gas. 1 korban bisa diselamatkan warga, namun 1 korban akhirnya tewas saat dilarikan ke klinik terdekat.

Kasus warga tewas didalam sumur kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, kali ini menimpa dua warga Desa Kedung Putri Kecamatan Paron. Korban yakni bernama Hardi (47) dan Zaenal (43).
 
Kedua korban mengalami keracunan gas saat memperbaiki mesin pompa air. Dalam peristiwa ini Zaenal, tewas setelah sebelumnya sempat dilarikan ke klinik terdekat. Sedangkan korban Hardi, hingga kini masih menjalani perawatan.
 
Tomo, warga, menjelaskan, peristiwa berawal saat korban Zaenal berniat memperbaiki mesin pompa air miliknya yang rusak, sebab lama tak dipakai. Untuk memasang pipa, korban akhirnya turun ke dalam sumur seorang diri.
"Namun naas begitu masuk ke dalam sumur, korban akhirnya mengalami sesak nafas dan jatuh pingsan ke dasar sumur," kata Tomo.
 
Hardi tetangga korban yang mengetahui kejadian itu berniat menolong. Namun saat menuruni anak tangga, korban akhirnya merasakan sesak nafas.

Hardi selanjutnya langsung berteriak minta tolong warga dan segera menolong korban dengan cara menyiramkan air ke dalam sumur. Beruntung hardi bisa naik ke atas sehingga nyawanya bisa selamat.

Sementara proses evakuasi korban Zaenal, warga akhirnya memanggil petugas BPBD. Pasalnya, warga takut jika masuk ke dalam sumur akan mengalami keracunan.

Parlt, tim relawan, menerangkan, tubuh korban zaenal baru bisa dievakuasi dengan cara diikat menggunakan tangga, kemudian ditarik ke atas secara perlahan oleh beberapa petugas dan warga. Pihak kepolisian juga masih menyelidiki kasus keracunan gas tersebut. (yos)

Berita Terkait

Zaenal Tewas Keracunan Gas Saat Perbaiki Mesin Pompa di Dalam Sumur

Diduga Terpleset Masuk Sumur, Warga Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang Petani Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Seorang Petani Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 5 Meter
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  8 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  8 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber