Berita Terbaru :
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
   

Zaenal Tewas Keracunan Gas Saat Perbaiki Mesin Pompa di Dalam Sumur
Mataraman  Senin, 24-02-2020 | 14:16 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Berniat memperbaki mesin pompa air di dalam sumur, 2 warga Ngawi keracunan gas. 1 korban bisa diselamatkan warga, namun 1 korban akhirnya tewas saat dilarikan ke klinik terdekat.

Kasus warga tewas didalam sumur kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, kali ini menimpa dua warga Desa Kedung Putri Kecamatan Paron. Korban yakni bernama Hardi (47) dan Zaenal (43).
 
Kedua korban mengalami keracunan gas saat memperbaiki mesin pompa air. Dalam peristiwa ini Zaenal, tewas setelah sebelumnya sempat dilarikan ke klinik terdekat. Sedangkan korban Hardi, hingga kini masih menjalani perawatan.
 
Tomo, warga, menjelaskan, peristiwa berawal saat korban Zaenal berniat memperbaiki mesin pompa air miliknya yang rusak, sebab lama tak dipakai. Untuk memasang pipa, korban akhirnya turun ke dalam sumur seorang diri.
"Namun naas begitu masuk ke dalam sumur, korban akhirnya mengalami sesak nafas dan jatuh pingsan ke dasar sumur," kata Tomo.
 
Hardi tetangga korban yang mengetahui kejadian itu berniat menolong. Namun saat menuruni anak tangga, korban akhirnya merasakan sesak nafas.

Hardi selanjutnya langsung berteriak minta tolong warga dan segera menolong korban dengan cara menyiramkan air ke dalam sumur. Beruntung hardi bisa naik ke atas sehingga nyawanya bisa selamat.

Sementara proses evakuasi korban Zaenal, warga akhirnya memanggil petugas BPBD. Pasalnya, warga takut jika masuk ke dalam sumur akan mengalami keracunan.

Parlt, tim relawan, menerangkan, tubuh korban zaenal baru bisa dievakuasi dengan cara diikat menggunakan tangga, kemudian ditarik ke atas secara perlahan oleh beberapa petugas dan warga. Pihak kepolisian juga masih menyelidiki kasus keracunan gas tersebut. (yos)

Berita Terkait

Setelah 6 Jam, Petugas Baru Bisa Evakuasi Korban Tewas

Tukang Gali Tewas Tertimbun di Dalam Sumur Ponorogo

Zaenal Tewas Keracunan Gas Saat Perbaiki Mesin Pompa di Dalam Sumur

Diduga Terpleset Masuk Sumur, Warga Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  5 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  13 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber