Berita Terbaru :
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
   

Pelajar SMPN 1 Pamekasan Bersihkan Lumpur Usai Kelas Terendam Banjir
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 24-02-2020 | 12:17 wib
Reporter : Moh. Hasan
Hari pertama masuk, Senin (24/2), seluruh pelajar SMPN 1 Kecamatan Kota Pamekasan, Madura harus melakukan bersih bersih sekolah yang terendam banjir. Foto: Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Proses kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Pamekasan, Madura, yang berada di Jalan R.A Abd. Aziz Kecamatan Kota Pamekasan, Senin (24/2) harus tertunda. Di hari pertama pasca libur, mereka justru melakukan bersih bersih sekolah, karena terendam banjir pada Sabtu malam.

Mereka tengah sibuk membersihkan area sekolah, mulai dari ruang kelas, kursi dan meja hingga halaman sekolah, akibat terendam banjir pada Sabtu (22/2) malam kemarin.

Dengan berbekal alat kebersihan, mereka membersihkan air dan lumpur yang masuk ke sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 1 Jamil mengatakan, pihaknya masih bisa menyelamatkan sebagian dokumen termasuk rapor siswa, namun ada dokumen lainnya sepert buku buku yang sebagian tidak bisa diselamatkan. "Kami tidak sempat menyelamatkan, karena banjir yang masuk pada waktu tengah malam," ujar Jamil.

Sementara proses kegiatan belajar mengajar harus ditunda, sampai ruang kelas beserta meja dan kursi dipastikan bersih dulu. Namun pihaknya berharap secepatnya proses KBM akan segera normal kembali.

Sebagaiamana diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Pamekasan, Sabtu (22/2), mengakibatkan luapan air sungai masuk ke pemukiman warga di 7 titik. Jalan Al-Ghazali, Shonhaji, Patemon, Cungcangcang, Parteker, Laden,Jegelen, Gurem Kecamatan Kota Pamekasan. (yos)

Berita Terkait

Pelajar SMPN 1 Pamekasan Bersihkan Lumpur Usai Kelas Terendam Banjir

Banjir Genangi Pemukiman Warga Kabupaten Pamekasan

Ratusan Rumah di Kabupaten Pamekasan Terendam Banjir

Wakil Rakyat Berharap Banjir Pamekasan Segera Berakhir
Berita Terpopuler
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  4 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  4 jam

Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber