Berita Terbaru :
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
   

Diduga Sabotase, Tumpukan Batu Dipasang di Tengah Rel Kereta Api
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 24-02-2020 | 12:00 wib
Reporter : Achmad Arif
Beginilah vidio amatir yang sedang melakukan patroli di rel kereta api Lumajang-Jember, saat melintas patok 150 plus 7. Petugas menemukan tumpukan batu sungai di tengah rela kereta api. Foto: Istimewa
Lumajang pojokpitu.com, Sejak kemarin, jalur rel kereta api Lumajang-Jember dihebongkan dengan tumpukan batu di tengah jalur kereta api di Desa Kali Dilem,Kecamatan Randuagung, Lumajang. Beruntung tumpukan batu yang bisa mencelekaan perjalanan kereta ini, dapat ditemukan dengan cepat oleh petugas PT KAI.

Batu dengan ukuran lebih besar dari kepalan dua tangan orang dewasa ini, membentang antara kedua sisi rel. Ada sekitar 15 biji batu yang terpasang di tengah jalur kereta api tersebut.

Karena takut membahayakan, petugas ini pun cepat cepat memindahkan batu tersebut, guna antisipasi kereta akan melintas.
Kejadianya ini lansgung dilaporkan pada Daop 9 Jember, hingga akhirnya polisi khusus dan pihak Daop 9 melakukan pengecekan lokasi.

Mahendro, Manajer Humas Daop 9 PT KAI Jember, menjelaska, hasil dari pengecekan sementara, diduga pemasangan batu ini ada unsur kesengajaan. "Kami  belum mengetahui apakah ada unsur sabotase atau bukan," jelas Mahendro.

Karena kejadin seperti ini baru pertama kali, pemasangan batu dengan jumlah banyak di atas rel kereta api akan berpotensi menciptakan kertat anjlok ataur terguling.

PT Kereta Api Indonesai telah melaporkan kejadian ini ke polisi, meski hingga kini pelakunya belum menemukan titik terang. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kasus Tumpukan Batu di Perlintasan Kereta Api

PT KAI Daop 9 Jember Akan Tingkatkan Patroli

Diduga Sabotase, Tumpukan Batu Dipasang di Tengah Rel Kereta Api
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  6 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  5 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  6 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber