Berita Terbaru :
Warga Desa Ngablak Terapkan Karantina Wilayah Mandiri
Cegah Corona, Forkopimda Koordinasi Dengan Tokoh Agama dan Pengusaha Warkop
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Pemkab Malang Lakukan Physical Distancing
Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference
Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
   

Pendistribusian Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir
Metropolis  Senin, 24-02-2020 | 06:20 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Setiap hari 3 ribu nasi bungkus didistribusikan kepada warga yang terdampak banjir. Fot Muji
Sidoarjo pojokpitu.com, Dua Desa Kedung Banteng dan Desa Banjar Asri Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, pasca ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat oleh Pemerintah Daerah, langung membuat dapur umum dan pengungsian.

Tim relawan dari Tagana dan BPBD Kabupaten Sidoarjo menyiapkan kebutuhan makanan di dapur umum yang tak jauh dari lokasi banjir. Setiap harinya, tim relawan memasak 3 ribu nasi bungkus untuk warga di Desa Kedung Banteng dan Desa Banjar Asri yang terdampak langsung.

Rombongan Plt Bupati Nur Ahmad Syaifudin melihat langsung tim relawan beraktifitas menyiapkan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir. Persediaan nasi bungkus tidak diperbolehkan berhenti hingga waktu habis selama 14 hari, karena warga sangat membutuhkan subsidi nasi bungkus. Mengingat dapur milik warga tidak bisa difungsikan.

Sabino Mariano Camat Tanggulangin mengatakan, setiap hari harus memantau persediaan makanan untuk warga yang terdampak. "Sejak empat hari, pendistribusian nasi bungkus kepada warga tidak pernah putus, karena mereka sangat membutuhkan makanan," kata Sabino.

Tim relawan menyediakan 3 ribu nasi bungkus terbagi menjadi tiga tahap, pagi, siang dan sore. Sabino berharap upaya dari Dinas PU segera berhasil menyelesaikan kondisi genangan di dua desa tersebut, agar penderitaan warga tidak semakin parah.

Sementara itu,dari laporan kepala desa setempat, upaya penyedotan genangan air di dua desa di tanggulangin sudah membuahkan hasil. Sebelumnya ada 12 RT yang terdampak, kini tingga 5 RT saja. Awalnya 2500 rumah, kini tinggal 1039 rumah yang masih tergenang. (pul)

Berita Terkait

Pendistribusian Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

Cari Berkah Jumat, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan ke Masyarakat
Berita Terpopuler
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
Peristiwa  10 jam

Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Malang Raya  9 jam

Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Metropolis  8 jam

Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber