Berita Terbaru :
PPNI Membuat APD Dari Helm Proyek dan Kaleng Plastik Bekas
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
   

Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Pilih Tak Melaut
Pantura  Minggu, 23-02-2020 | 01:25 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar di laut utara jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Cuaca buruk di laut utara Jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Untuk mengisi waktu luang, mereka memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, sembari menunggu cuaca kembali membaik.

Salah satunya terpantau di sepanjang pantai Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Para nelayan memilih menyandarkan perahu mereka di tepi pantai. Untuk mengisi waktu luang, para nelayan memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, akibat terjangan ombak saat mencari ikan.

Aktifitas mereka lakukan, sembari menunggu cuaca kembali membaik. Agar jika cuaca membaik, alat tangkap ini sudah siap dipergunakan untuk mencari ikan.

Para nelayan mengaku, angin kencang disertai ombak besar, setinggi hingga setengge empat meter, datang tidak pasti dan kerap berubah-ubah. Mereka menduga kondisi ini adalah pertanda awal , datangnya musim angin barat. Diperkirakan cuaca buruk ini dapat berlangsung setidaknya hingga tiga pekan ke depan.

Atas kondisi ini para nelayan mengaku hanya dapat pasrah. Mereka berharap cuaca segera normal,sehingga dapat beraktifitas mencari ikan sebagaimana hari biasa. (pul)

Berita Terkait

Gelombang Tinggi Menghambat Pencarian Nelayan Hilang

Perahu Pecah Dihantam Ombak, Satu Nelayan Dinyatakan Hilang

Seorang Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Rekannya

Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Pilih Tak Melaut
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  10 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  9 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  9 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber