Berita Terbaru :
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
   

Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Pilih Tak Melaut
Pantura  Minggu, 23-02-2020 | 01:25 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar di laut utara jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Cuaca buruk di laut utara Jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Untuk mengisi waktu luang, mereka memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, sembari menunggu cuaca kembali membaik.

Salah satunya terpantau di sepanjang pantai Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Para nelayan memilih menyandarkan perahu mereka di tepi pantai. Untuk mengisi waktu luang, para nelayan memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, akibat terjangan ombak saat mencari ikan.

Aktifitas mereka lakukan, sembari menunggu cuaca kembali membaik. Agar jika cuaca membaik, alat tangkap ini sudah siap dipergunakan untuk mencari ikan.

Para nelayan mengaku, angin kencang disertai ombak besar, setinggi hingga setengge empat meter, datang tidak pasti dan kerap berubah-ubah. Mereka menduga kondisi ini adalah pertanda awal , datangnya musim angin barat. Diperkirakan cuaca buruk ini dapat berlangsung setidaknya hingga tiga pekan ke depan.

Atas kondisi ini para nelayan mengaku hanya dapat pasrah. Mereka berharap cuaca segera normal,sehingga dapat beraktifitas mencari ikan sebagaimana hari biasa. (pul)

Berita Terkait

Perahu Nelayan Ditemukan Mengapung di Tengah Laut Tanpa Pemilik

Gelombang Tinggi Menghambat Pencarian Nelayan Hilang

Perahu Pecah Dihantam Ombak, Satu Nelayan Dinyatakan Hilang

Seorang Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Rekannya
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  5 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Metropolis  25 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber