Berita Terbaru :
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
   

Manfaatkan Limbah Plastik, Seorang Pemuda Ciptakan Lukisan Bernilai Seni
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 22-02-2020 | 08:19 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Jika pada umumnya kita bingung membuang atau bahkan memusnahkan limbah plastik yang proses penghancurannya hingga ratusan tahun. Tapi tidak dengan salah satu pemuda di Lumajang ini. Bukannya dibuang atau dibakar, berbagai macam limbah plastik makanan dan minuman olehnya justru disulap menjadi lukisan yang bernilai seni tinggi, bahkan, hingga memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena limbah-limbah itu, ia sulap menjadi sebuah lukisan nan indah dan menakjubkan.

Keseharian Syaiful pemuda berusia umur 32 tahun, di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Lumajang. Setiap pagi dan sore hari, ia selalu rutin mengumpulkan berbagai macam limbah plastik, baik dari tempat sampah maupun dari warung-warung di sekitar rumahnya.
 
Limbah-limbah plastik ini sengaja ia kumpulkan untuk selanjutnya ia jadikan sebagai bahan baku membuat lukisan.
 
Syaiful memang sudah lama menekuni profesinya sebagai seniman lukis, namun seiring berjalannya waktu, ia tiba-tiba saja tergugah melihat banyaknya sampah yang berserakan disekitar rumahnya. Apalagi, sampah plastik ini merupakan salah satu jenis sampah berbahaya, yang membutuhkan waktu ratusan tahun lamanya untuk melebur dan hancur secara alami.
 
Awalnya, sampah-sampah yang selalu ia kumpulkan itu hanya untuk dibakar ditempat sampah miliknya. Namun, lama-lama ia mencoba memadukan sampah plastik dengan keahlian seni lukisnya.
 
Bak pucuk dicinta, ulam pun tiba. Lukisan limbah plastik hasil karyanya ini justru mampu memikat banyak pecinta seni lukis di Lumajang hingga luar kota. Berbagai pesanan pun berdatangan, untuk dibuatkan lukisan wajah dengan limbah plastik.
 
Harganya pun bervariatif, 1 lukisan karya Syaiful ini dibandrol dari harga Rp 200 ribu hingga 500 ribu, tergantung ukuran dan tingkat kerumitannya.
 
Kini, lukisan limbah plastik milik Syaiful ini tak hanya dijual kepada penggemar lukisan di dalam kota, namun beberapa kota di Jawa Timur juga sering memesan lukisan padanya.(end)

Berita Terkait

Manfaatkan Limbah Plastik, Seorang Pemuda Ciptakan Lukisan Bernilai Seni

Keruh dan Berbau Menyengat, Warga Tlasih Protes Limbah Plastik Cemari Lingkungan

Ratusan Siswa SMP Gelar Pameran Produk Olahan Limbah Plastik

Sampah Plastik Limbah Rumah Tangga Cemari Pantai Utara
Berita Terpopuler
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  2 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  2 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  2 jam

Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Covid-19  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber