Berita Terbaru :
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
   

Puluhan Pengedar Narkoba Digulung Satreskoba Polres Tulungagung
Mataraman  Jum'at, 21-02-2020 | 03:20 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Puluhan pengedar narkoba berbagai jenis, digulung Satreskoba Polres Tulungagung. Dari tangan para pengedar yang berasal dari tiga jaringan berbeda tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat lebih dari 12 gram serta ribuan butir pil dobel L.

Dalam waktu satu bulan terakhir, anggota Satreskoba Polres Tulungagung, mengungkap tiga jaringan pengedar narkoba. Hasilnya,  sebanyak 40 pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah hukum Polres Tulungagung, berhasil ditangkap.

Dari 40 tersangka yang diamankan tersebut, 22 diantaranya merupakan pengedar narkotika jenis sabu, sedangkan 18 sisanya pengedar pil dobel l.

Dari tangan para tersangka, yang 6 diantaranya adalah residivis kasus yang sama, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Narkoba yang disita yakni sabu seberat 12 koma 83 gram, pil dobel L 4 ribu 330 butir, serta 4 butir pil golongan psikotropika.

Selain itu, polisi juga mengamankan uang hasil penjualan narkoba sebanyak Rp 3. 400.000, alat hisap sabu, serta timbangan digital.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, mengatakan, pemberantasan narkoba tidak akan bisa berjalan maksimal , dengan hanya mengandalkan polisi saja.

"Masyarakat dihimbau untuk turut mengedukasi generasi muda tentang bahaya narkoba. Jika tidak ada permintaan, maka peredaran narkoba akan berhenti dengan sendirinya," jelas AKBP Eva Guna Pandia.

Atas perbuatannya mengedarkan tersebut, para pengedar sabu terancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

Sedangkan pengedar pil dobel L, terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Selama Seminggu, Polisi Gulung 10 Pelaku Pengedar Sabu

Puluhan Pengedar Narkoba Digulung Satreskoba Polres Tulungagung

Enam Pelaku Pengedar Narkoba Diamankan Polisi

Selama Januari, Polresta Sidoarjo Amankan 40 Tersangka Kasus Narkoba
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  8 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  7 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber