Berita Terbaru :
Masih Ada Warga Berjubel Saat Antri Pengurusan SIM
Angka Kesembuhan Pasien Positif Corona Bertambah
Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Jumlah Warga Nganjuk Positif Covid 19 Bertambah Jadi 7 Orang
Pemkot Probolinggo Siapkan Rp 57 Milyar Untuk Penanganan Corona
Geger, Seorang Pria Mendadak Meninggal Dunia di Dalam Masjid
Ari Lasso Menemukan Kembarannya Asal Manado
Berawal Dari Donasi Kini Layani APD Seluruh Negeri
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
   

Cegah Bullying di Sekolah Dengan Saling Menyuapi Makanan
Pendidikan  Kamis, 20-02-2020 | 21:15 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Sekolah Menengah Pertama di Surabaya punya cara jitu untuk mencegah aksi bullying yang akhir-akhir ini marak terjadi di lingkup sekolah. Para siswa, guru, polisi hingga Komnas Pendidikan saling berbagi makanan dan saling menyuapi makanan secara bergantian, sebagai refleksi kasih sayang untuk menjauhi perilaku bullying.

Prihatin dengan maraknya kasus bullying yang akhir-akhir ini sempat viral di media sosial, SMP Khadijah 2 Surabaya, mengundang Komnas Pendidikan Jawa Timur, serta Babhinkamtibmas dari polsek setempat, untuk memberikan pendidikan karakter kepada para anak didiknya.

Umi Muntafiah, Kepala Sekolah, mengatakan, Selain memberikan gambaran tentang dampak dan bahaya bullying di lingkup sekolah, para guru, polisi dan Komnas Pendidikan juga memberikan bekal kepada para siswa agar saling menyayangi sesama teman.

Contoh aksi yang diberikan untuk menangkal aksi bullying yakni dengan cara berbagi makanan sesama teman. Para guru, siswa, polisi hingga Komnas Pendidikan Jatim, memberikan contoh kepada seluruh murid dengan cara berbagi makanan dan saling menyuapi makanan secara bergantian.

"Kita juga tak menepis bahwa di usia SMP, bullying adalah sesuatu hal yang biasa terjadi, namun apabila hal tersebut tidak diantisipasi sejak dini, dikhawatirkan bakal menjadi kasus yang besar atau bahkan bisa menyakiti temannya sendiri," kata Umi Muntafiah.

Aksi menyuapi makanan ini dianggap ampuh untuk mencegah aksi bullying, karena pihak sekolah mewajibkan siswanya untuk membiasakan membawa makanan bekal dari rumah.

Sementara membawa bekal makanan dari rumah, adalah simbol keharmonisan keluarga dan higenitas makanan serta dapat dijadikan sebagai pembelajaran hidup hemat. (yos)

Berita Terkait

Cegah Bullying di Sekolah Dengan Saling Menyuapi Makanan
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  8 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  11 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  12 jam

Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber