Berita Terbaru :
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
   

Ikut Shalat Jamaah, Lalu Gasak Uang Kotak Amal
Mataraman  Kamis, 20-02-2020 | 00:15 wib
Reporter : M.Ramzi
Deni Setiawan spesialis pencuri kotak amal di mushola dan masjid diciduk petugas Reskrim Polsek Maospati. Modusnya, pelaku ikut shalat berjamaah, saat sudah sepi, ia kemudian mengambil uang kotak amal. Foto M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Unit Reskrim Polsek Maospati Kabupaten Magetan, mengamankan Deni Setiawan, warga Desa Pesu Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Pemuda (20), diciduk petugas, karena terlibat pencurian kotak amal di mushola Al-Iman di Kelurahan Kraton, Maospati, dengan menggodol uang sebanyak Rp 500 ribu.

Awalnya petugas kepolisian mendapat laporan dari pengurus musholla. Dengan berbekal ciri-ciri pelaku dari pelapor, kemudian petugas menciduk pelaku saat berada di rumahnya. Dari tangan tersangka, petugas menyita sisa uang puluhan ribu rupiah, accu yang dibeli dari hasil curian, kotak amal dan sepeda motor.

Kepada petugas, pelaku Deni mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian di mushola dan masjid di wilayah Magetan, Ponorogo hingga Madiun. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Maospati, Kompol Basuki Dwikoranto, modus yang dilakukan pelaku, ikut shalat jamaah di masjid atau musholla. Saat kondisi sepi, pelaku melancarkan aksinya mencongkel kotak amal menggunakan obeng, dan mengambil uang di dalam kotak amal.

Akibat perbuatannya, pelaku spesialis pencurian kotal amal tersebut, akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Modus Lidi dan Permen Karet, Pencurian Uang Kotak Amal Masjid Terekam CCTV

Ikut Shalat Jamaah, Lalu Gasak Uang Kotak Amal

Maling Kotak Amal Masjid Ponorogo Terekam CCTV

Tak Punya Uang untuk Makan, Seorang Pemuda Nekat Curi Kotak Amal Masjid
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  7 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  6 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  5 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  6 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber