Berita Terbaru :
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Tulungagung
Hukum  Rabu, 19-02-2020 | 17:29 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Diduga terkait kasus dugaan suap yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan. Sasaran penggeledahan kali ini, rumah sekaligus kantor miilik seorang kontraktor di Tulungagung.

Hari ketiga berada di Tulungagung, tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan. Pada Rabu (19/2), siang sekitar pukul 12.00, rombongan penyidik mendatangi rumah milik seorang kontraktor, Ari Kusumawati. Penyidik KPK melakukan penggeledahan, dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Saat tim KPK mendatangi rumah sekaligus kantor, yang berada di Jalan Semeru, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, pemilik rumah tidak berada di tempat. Proses penggeledahan disaksikan oleh orangtua Ari Kusumawati, Ariyanto.

Menurut keterangan Ariyanto, dalam penggeledahan yang berlangsung selama lebih dari 2 jam tersebut, petugas KPK memeriksa hampir seluruh ruangan rumah. Ruangan demi ruangan, mulai ruang direktur, ruang rapat, hingga kamar tidur, digeledah petugas.

Ariyanto mengaku, dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK tidak membawa barang apapun dari rumah anaknya. Dia hanya diminta untuk menjaga baik-baik sebuah flashdisk, yang berada di salah satu ruangan.

Sebelumnya, dalam tiga hari terakhir, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Tulungagung, lokasi yang digeledah antara lain, Kantor DPRD Tulungagung, serta rumah 4 anggota DPRD Tulungagung, yakni kediaman Imam Kambali, Adib Makarim, Agus Budiarto dan Suharminto.

Serangkaian penggeledahan tersebut, diduga terkait kasus dugaan suap dengan tersangka mantan ketua DPRD Tulungagung, periode 2014-2019, Supriyono.(end)

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Tulungagung

Tim KPK Geledah Ruang Ketua DPRD Tulungagung

Kini Giliran Rumah Kabid Bina Marga PU Digeledah KPK

Dicecar Pertanyaan Terkait Penggeledahan KPK, Walikota Malang Katakan Tidak Tahu
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  10 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  9 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  8 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber