Berita Terbaru :
Tetek Melek, Lukisan Filosofi Yang Eksis Lagi di Masa Pandemi
Atrian Panjang Saat Uji Coba Tiket Kapal Online Pelabuhan Ketapang
Satlantas Polres Madiun Kota Cek Posko Mudik Observasi Covid 19
PSBB 19 Titik Dihentikan, Pemkot Akan Evaluasi
Penumpang Kereta Terancam Tidak Bisa Naik, Jika Tidak Gunakan Masker
Gubernur Jatim Sebut Pengajuan PSBB Harus Memiliki Plan Of Action
KOI Jatim Bantu 22 Ton Beras ke Gubernur Jatim
Cek Kesehatan Penumpang dan Awak Bis, Petugas Temukan Dua Penumpang Bis ODP
Pemkab Ponorogo Akan Kucurkan Sembako Senilai Rp 200 Ribu
Kerap Bertengkar, Istri Diduga Nekat Curi Mobil Milik Suami
Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu
Peternak Ayam Petelur Mulai Kehilangan Pelanggan
Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Pencurian Gabah
Spesialis Pencuri Toko Pakaian Lintas Kota Ditembak Polisi
Tim Medis Terus Pantau Kesehatan 3 Pasien Positif Corona Ponorogo
   

Dipastikan Bukan Kasus Penculikan, Hanya Salah Paham
Pendidikan  Rabu, 19-02-2020 | 14:18 wib
Reporter : Felli Kosasi
Hartatik, Kepala Sekolah SDN Jember Lor 1,
Jember pojokpitu.com, Kasus dugaan penculikan terjadi Selasa (18/2) sore di sebuah lembaga sekolah di Kabupaten Jember. Tiga orang siswa diduga hendak diculik oleh seseorang.

Setelah polisi melakukan olah TKP dan rekaman CCTV, akhirnya diketahui terduga merupakan wali murid yang salah memegang 3 siswa tersebut. Yang bersangkutan mengira bahwa anaknya. Polisi memastikan bahwa kasus ini bukan kasus penculikan, namun salah paham dan ketakutan siswa karena banyak beredar info penculikan anak.

Menurut Hartatik Kepala Sekolah SDN Jember Lor 1, kasus dugaan penculikan berawal ada 3 orang siswa yang tiba tiba didekap oleh orang tak dikenal. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pihak sekolah juga memberikan beberapa rekaman CCTV.
"Kami juga mendapat informasi bahwa terduga pelaku berhasil diamankan polisi tadi malam, dan setelah dilakukan penyelidikan didapati bahwa terduga merupakan wali murid yang menjemput cucunya, dan tidak sampai membawa 3 siswa tersebut," kata Hartatik.

Anak anak itu panik ketika ada orang asing tiba tiba memegangnya. Sementara itu, polisi sudah mengamankan dan memeriksa terduga pelaku dan rekaman CCTV. Polisi memastikan terduga pelaku bukan pelaku penculikan dan tidak ada keterkaitannya dengan isu ninja yang marak di media sosial. Polisi mengimbau tetap waspada, namun tidak perlu panik ketika ada orang tak dikenal datang masuk ke area sekolah. (pul)

Berita Terkait

Warga Pasuruan Ditangkap Polda, Terbukti Menculik Anak WNA Malaysia

Sandiwara Penculikan, Korban Disuruh Bohong Oleh Pelaku

Polres Amankan Guru SD Diduga Pelaku Penculikan Anak

Dandim Berikan Edukasi Kepada Siswa SDN Jember Lor 1
Berita Terpopuler
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
Covid-19  9 jam

Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  19 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  21 jam

Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber