Berita Terbaru :
Pembagian Masker Berujung Kemacetan di Pintu Masuk Suramadu
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
   

Empat Wanita dan 1 Pria Pengedar Narkoba Jaringan Sokobana Ditangkap
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 18-02-2020 | 13:45 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Setelah melakukan penyelidikan hampir 1 pekan lamanya, tim Sat Reskoba Polres Lumajang bersama Badan Narkotina Nasional, Kabupaten Lumajang akhirnya berhasil meringkus 4 orang wanita dan 1 pria jaringan pengedar narkotika dari Sokobana, Sampang, Madura, Senin siang. Dari tangan para tersangka, polisi menyita sedikitnya 7,43 gram narkotika jenis sabu, lengkap dengan alat hisab dan timbangannya.

Lima orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu ini tak berkutik saat digelandang tim gabungan dari Polres dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lumajang, di halaman Mapolres setempat.

AKPB Adewira Negara Siregar,  Kapolres Lumajang, menjelaskan, 5 orang tersangka ini ditangkap dari tempat dan waktu yang berbeda, dan merupakan jaringan sindikat pengedar narkotika dari Sokobana, Madura.

Mereka adalah, Junaida  Yulia Ningsih, Andianto Hartono, warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, serta Holilatus Sakdiah, warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang dan Siti Aisa alias Citra, warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso.

Awalnya polisi menangkap Siti Aisa, yang berprofesi sebagai pemandu karaoke di salah satu tempat hiburan malam. "Dari sana, polisi mengembangkan kasus kememilikan sabu-sabu itu, dan berhasil menangkap 3 wanita lain dan 1 pria saat tengah berpesta sabu di dapur," ujar AKPB Adewira Negara Siregar.

Dari hasil penyelidikan bersama, polisi dan BNNK Lumajang memastikan jika ke 5 tersangka ini merupakan 1 jaringan dalam peredaran narkoba jenis sabu di Lumajang, yang barang haram itu didatangkan langsung dari salah satu pengedar besar dari Sokobana, Sampang, Madura.

Selain mengedarkan, para tersangka juga mengaku menggunakan sendiri barang haram itu, bahkan hingga 2 kali dalam seminggu.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lumajang, AKBP Indra Brahmana, mengaku penangkapan yang dilakukan ini merupakan salah satu prestasi bersama, karena jaringan ini sulit dilacak dan diungkap jika dilakukan sendiri.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sedikitnya 7,43 gram sabu-sabu, lengkap dengan plastik klip, alat hisab, serta alat timbang elektriknya. Kini, ke 5 tersangka akan dijerat dengan undang-undang narkotika, ancaman hukuman 12 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Transaksi Pil Koplo, Warga Pakisaji Dibekuk Satreskrim Polsek Bululawang

Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba

Edarkan Sabu, Napi dan Kuli Bangunan Dibekuk Polisi

Usai Transaksi Narkoba, PNS Disperindag Diringkus Polsek Gondanglegi
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  8 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  7 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber