Berita Terbaru :
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Berapa Lama Sebaiknya Detoks Media Sosial Dilakukan? Intip 3 Cara Berikut
Teknologi  Senin, 17-02-2020 | 08:09 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Detoks media sosial adalah sebuah upaya secara sadar untuk membatasi penggunaan media sosial selama periode waktu tertentu.

Para ahli pun menyarankan para pengguna media sosial melakukan detoks, khususnya, yang mulai merasa ketergantungan, bahkan kecanduan, untuk membatasi waktu penggunaannya.

Sejauh ini memang belum ada kesepakatan berapa lama waktu yang efektif atau ideal untuk social media detox. Namun, secara umum waktu yang dianjurkan adalah 30 hari.

Anda bisa memula detoks secara bertahap selama 7 hari terlebih dulu, kemudian lebih lama.

Ada laporan bahwa beberapa orang ada yang berhasil melakukannya dalam waktu setahun tanpa media sosial.

Selama detoks, Anda harus benar-benar absen dari jagat dunia maya. Sulit? Ya, memang awalnya sulit. Namun, beberapa tips ini bisa membantu Anda untuk memulai perjalanan detoks media sosial.

1. Minta Bantuan

Cari rekan yang bisa diandalkan untuk mengingatkan Anda selama detoks berlangsung. Karenanya, beritahu teman, sahabat, pasangan, atau anggota keluarga lainnya bahwa Anda sedang detoks media sosial.

Minta bantuan mereka untuk rajin mengingatkan supaya Anda tidak tergoda untuk untuk membuka media sosial.

2. Hapus Aplikasi Media Sosial dari Gawai

Bila tidak dihapus, godaan untuk membuka aplikasi tersebut akan tetap ada, dan Anda akan mencari-cari alasan untuk melakukannya.

Sebagai alternatif, Anda juga bisa mengunduh software atau aplikasi tertentu di smartphone atau laptop yang bisa memblokir media sosial baik di aplikasi maupun situs web.

Tujuannya adalah supaya Anda tetap bisa fokus pada prioritas atau aktivitas utama.

3. Rencanakan kegiatan selama detoks

Isi waktu dengan kegiatan lain selama periode detoks. Misalnya dengan menyelesaikan tugas, membaca buku yang sudah berbulan-bulan belum juga selesai, mendengarkan musik atau podcast, menekuni hal baru, olahraga, menulis, memperbanyak networking, dan sebagainya.

Khawatir akan tertinggal berita terkini alias fear of missing out (FOMO)? Anda bisa membaca media cetak atau membuka laman berita lewat browser.


Bila ingin tahu kabar teman-teman, alih-alih membuka media sosial, Anda bisa menanyakannya secara langsung dengan mengirim pesan atau meneleponnya. Detoks media sosial akan membantu Anda berkomunikasi secara nyata.

Sebetulnya jangan menunggu sampai merasa kecanduan untuk akhirnya memutuskan untuk social media detox. Tak ada salahnya untuk mencoba dan mengamati efeknya, baik pada fisik, mental, dan produktivitas, setelah mencoba detoks selama periode waktu tertentu.(RN/AYU/klikdokter/jpnn/yos)

Berita Terkait

Berapa Lama Sebaiknya Detoks Media Sosial Dilakukan? Intip 3 Cara Berikut
Berita Terpopuler
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  3 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  3 jam

Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
Peristiwa  2 jam

Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber