Berita Terbaru :
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Siswa SMK di Blitar Produksi 2000 APD Gratis Untuk Tim Medis
Pemanfaatan Gas Metan Hasil Pengolahan Sampah TPA Selopuro
Dua Minggu Tutup Pedagang Konveksi PBM Kembali Buka
Tempat Duduk Bus Harus Diberi Pembatas
DPUTR: Semua Ada di LPSE, Jangan Asal Nuding
   

Mau iPhone 11? Yuk, Ikut Sayembara Berburu Nurhadi & Harun Masiku
Politik  Minggu, 16-02-2020 | 16:02 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyiapkan hadiah berupa iPhone 11 bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan Harun Masiku dan Nurhadi. Kedua tersangka kasus suap itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Harun Masiku merupakan politikus PDI Perjuangan yang menjadi tersangka pemberi suap kepada mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Adapun Nurhadi merupakan mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang menjadi tersangka suap dan gratifikasi penanganan perkara.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, KPK telah memasukkan Harun dan Nurhadi ke dalam DPO. Namun kedua buronan itu belum ditemukan.

Boyamin menjelaskan, informasi tentang Harun dan Nurhadi bisa diberikan langsung kepada KPK atau kepolisian setempat. Selain, MAKI juga membuka hotline di nomor 081218637589.

"MAKI akan memberikan hadiah handphone iPhone 11 bagi siapa pun yang mampu memberikan informasi keberadaan Harun Masiku atau Nurhadi, sehingga informasi tersebut dapat digunakan KPK menangkap keduanya," kata Boyamin, Minggu (16/2).

Boyamin menambahkan, hadiah berupa dua unit iPhone 11 berlaku masing-masing untuk informasi ihwal keberadaan Harun dan Nurhadi hingga kedua buronan tersebut bisa tertangkap KPK. "Termasuk informasi yang berasal dari aparat penegak hukum dan wartawan," ungkapnya.

MAKI pernah melakukan sayembara berhadiah Rp 10 juta untuk informasi keberadaan mantan Ketua DPR Setya Novanto pada  16 November 2017. Namun, pemenang sayembara itu justru menolak hadiah dari MAKI.

"Berhubung informannya tidak bersedia menerima hadiah, maka uang Rp 10 juta telah diserahkan kepada yayasan yatim piatu," pungkas Boyamin.(boy/jpnn/yos)

Berita Terkait

Mau iPhone 11? Yuk, Ikut Sayembara Berburu Nurhadi & Harun Masiku
Berita Terpopuler
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  2 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  2 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  2 jam

Pemkab Ponorogo Siapkan Tempat Isolasi Untuk Pemudik
Covid-19  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber