Berita Terbaru :
Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Kampus Siapkan Ruang UTBK Dengan Protokol Kesehatan
   

Seorang Eks Napi Teroris Bebas Dari Lapas Lamongan
Pantura  Sabtu, 15-02-2020 | 13:16 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria, Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Seorang eks napi teroris atau napiter, Sabtu (15/2) siang menghirup udara segar setelah pihak lapas lamongan membebaskan napiter yang terlibat dalam kasus perampkan nasabah bank di Jawa Tengah pada tahun 2013 lalu.

Napiter tersebut sempat di jatuhi vonis selama tujuh tahun dan dia juga sempat menjalani tahanan di Lapas Kelas 2 B Lamongan ini hampir dua tahun setengah.

Supyanto alias Yusuf alias Kentung alias Ndut, napi teroris warga Desa Timbang Kecamatan Banyu Putih Batang Jawa Tengah, bisa menghirup udara bebas dari Lapas Lamongan.

Sebelumnya Supyanto ini terlibat dalam kasus perampokan nasabah bank di Jawa Tengah pada bulan Mei tahun 2013 dan dan berhasil diamankan oleh tim densus 88 di daerah Kebumen Jawa Tengah.

Dari hasil persidangan, , tersangka divonis 7 tahun penjara  dan sempat menjalani hukuman di beberapa lapas di Jawa dan terakhir d tahan di Lapas Kelas 2 B Lamongan.

Bebas Supyanto ini dijemput langsung oleh bebarapa temannya seperti halnya Galih Aji Satri dan dan rombongna dari Yayasan Lingkar Perdamaian yang dipimpin oleh ustadz Sumarno.

Menurut Supyato, setelah bebas dari tahanan ini dia berencana akna pulang terlebih dahulu ke rumahnya di daerah Batang Jawa Tengah dan akan melanjutkan usaha bonsainya disana.

Sebelum meninggal kan Lapas Lamongan, Supyanto sendiri juga sempat mendapatkan hadiah sepeda lipat dari seseorang yang akan diberikan kepada putrinya. (yos)

Berita Terkait

PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas

Seorang Eks Napi Teroris Bebas Dari Lapas Lamongan

Tuntaskan Masa Penahanan, Riyanto Alias Jono Napi Teroris Lapas Porong Kini Bebas

Sudah Jalani 4 Tahun, Napi Teroris Bebas Dari Lapas Tulungagung
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  11 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  7 jam

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ditemukan Tewas di Jalur KA
Peristiwa  10 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber