Berita Terbaru :
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
Kemenko PMK Tinjau Ruang PUPR Untuk Pasien Suspect Covid 19
   

Pulang Karantina Dari Natuna, Tiap Orang Harus Punya Kartu Sehat
Kesehatan  Jum'at, 14-02-2020 | 16:36 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Dinas Kesehatan Jatim memastikan masyarakat Jawa Timur yang ikut dikarantina di Natuna tidak akan diisolasi lagi begitu tiba di Jatim. Pasalnya, selama di Natuna sudah berada dalam pengawasan kesehatan, selama 2 kali masa inkubasi. Selain itu, mereka juga diwajibkan mengantongi kartu sehat bebas corona.

Herlin Ferliana, Kepala Dinas Kesehatan Jatim memastikan, 65 masyarakat Jatim yang berasal dari Wuhan dan menjalani masa karantina di Natuna tidak akan kembali diisolasi, begitu tiba di Jatim.

"Mereka yang diisolasi di Natuna sudah melewati tahap screening kesehatan selama di China. Kemudian juga intens diawasi selama di Natuna, sampai 2 kali masa inkubasi virus corona lewat. Hal ini perlu untuk memastikan bahwa tidak ada virus corona yang menetap di tubuh mereka," tutur Herlin Ferliana.

Pun begitu, dirinya meminta agar 65 warga Jatim yang baru pulang dari Natuna tidak berkerumun di tengah banyak massa. Untuk menghindari kemungkinan yang bakal terjadi.

Herlin menyebut, masyarakat Jatim yang datang dari China di luar Kota Wuhan pun tidak akan menjalani perawatan khusus, jika memang tidak ditemukan indikasi medis, yang membahayakan.

Rencananya, besok mereka akan diterbangkan menuju Bandara Halim Perdanakusuma pukul 1 siang. Untuk kemudian dilanjutkan pulang ke daerah masing-masing menggunakan pesawat komersil.(end)

Berita Terkait

Pulang Karantina Dari Natuna, Tiap Orang Harus Punya Kartu Sehat

65 Warga Jatim Tiba di Bandara Juanda Setelah 14 Hari di Natuna, KKP Surabaya : Tidak Ada Perlakuan Khusus

Bupati Natuna Bantah Eksodus Warganya

Said Aqil: Terkait Natuna Pemerintah Harus Segera Lakukan Diplomasi
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  6 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  9 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  7 jam

Karena Tak Terima Bansos, Kades dan Warga Gruduk ke UPT Pertanian
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber