Berita Terbaru :
Tak Mampu Beli Kuota Internet, Siswa Belajar Menggunakan HT
Unik, Emak-Emak Duta Masker Polres Blitar Sosialisasikan Bermasker ke Pasar
Dispertan Ngawi Sarankan Petani Alih Tanam Palawija
Timnas Senior dan Timnas U-19 Berharap Tuah Sidoarjo
Rumput Lama Stadion GBT Sudah Mulai Dikupas
Warga Perumahan Sedati Permai Meninggal Mendadak di Dalam Rumah
Sarbusmi Tuntut Pemprov Jatim Kawal Tindakan PHK Sepihak
Pelanggar Dihukum Baca Pancasila dan Menyapu Pasar
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria ini Culik dan Sekap Mantan Pacar
Aniaya Dokter Banyuwangi, Tiga Oknum Ormas Diringkus
PDIP Juga Belum Umumkan 5 Calon Daerah di Jatim
BPK Jawa Timur Menang Gugatan Tingkat Pertama di PN Malang
Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Dituding Dukun Santet, Pria Dibunuh Dengan Raket Nyamuk
Ini Alasan PDIP Belum Umumkan Bacalon Walikota Surabaya
   

Limbah Tambak Udang Berdampak ke Aktifitas Belajar
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 14-02-2020 | 13:00 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Limbah tambak udang di Desa Pecinan Kecamatan Mangaran Situbondo, berdampak ke lingkungan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3. Jika musim panen tiba, rasa bau tak sedap mengakibatkan aktifitas belajar terganggu, bahkan sebagain guru pengajar dan siswa terasa mual-mual.

Bau limbah tambak di Dusun Kaliasin Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran, ternyata juga menggangu aktifitas belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3. Saat pembuangan limbah di musim panen, bau limbah tambak udang menyebar ke sekolah selama 3 sampai 4 hari.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3, Umi Mahmudah, mengatakan, pembuangan limbah memang tidak setiap hari. "Dalam satu tahun tambak udang disamping sekolah, panen sedikitnya 3  kali atau per 3,5 sampai 4 bulan sekali," kata Umi Mahmudah.

Pembuangan limbah sangat mengganggu kegiatan di sekolah, hingga menyebabkan beberapa guru pengajar dan siswa harus dipulangkan lebih awal karena mengalami mual-mual. "Para siswa lebih banyak belajar di luar ruangan, karena tidak betah berada di dalam ruangan kelas dengan bau limbah tambak yang menyengat," ujarnya.

Selain menimbulkan pencemaran, keberadaan tambak tersebut menyebabkan tingginya kadar garam. Akibatnya, beberapa bagian gedung sekolah mengelupas karena terkena jamur garam.

Pihak sekolah berharap dan sekolah  meminta agar pemilik tambak memiliki ipal atau instalasi pengolahan air limbah. Agar limbah dan bau tak sedap tidak berdampak kepada warga serta lingkungan sekitar. (yos)

Berita Terkait

Limbah Tambak Udang Berdampak ke Aktifitas Belajar

Cemari Lingkungan, Warga Protes Pengembangan Tambak Udang

Puluhan Mahasiswa Tuntut Tambak Udang Ilegal Ditutup Permanen

Dinilai Ilegal, Pemkab Hentikan Pengerjaan Tambak Udang
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  11 jam

Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Konsultasi Psikologi  5 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  12 jam

DPRD Nganjuk Desak Agar Usaha Pok Pok Ilegal Ditutup
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber