Berita Terbaru :
Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Terjang Sejumlah Daerah Aliran Sungai
Remaja Tewas Setelah Seruduk Bokong Truk
Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, Mantan Kades Ditahan
Krisis Stok Darah, PMI Berburu Kantong Darah ke Lingkup TNI
Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Kompetensi Bidang CPNS
KPU Surabaya Pastikan Penetapan Paslon Dilakukan Secara Internal
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
   

Waspada Demam Berdarah, 1 Meninggal 31 Positif
Kesehatan  Jum'at, 14-02-2020 | 11:20 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Penyebaran nyamuk demam berdarah di musim penghujan di Kabupaten Jombang, harus mulai mendapatkan kewaspadaan bersama. Di awal tahun ini, nyamuk demam berdarah sudah menyerang 31 warga dan 1 meninggal dunia. Dinas Kesehatan masih terus mengkampanyekan pembrantasan sarang nyamuk sebagai langkah paling efektif.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang, masih terus merawat  pasien suspect demam berdarah. Dari sejumlah pasien, yang dirawat di rumah sakit dan dinyatakan positif DBD sebanyak 5 pasien. 4 terdiri dari anak-anak  dan satu pasien dewasa.
 
Dalam bulan Januari dan pertengan pebruari 2020 ini, rumah sakit ini telah merawat 31 pasien yang positif dbd dan sejumlah pasien yang suspect. Jumlah ini jauh menurun di banding bulan yang sama pada tahun 2019 dengan 123 kasus.   
 
Gatut Wijaya, Sekretaris Dinas Kesehatan Jombang, mengatakan, satu pasien dari 31 pasien DBD yang di rawat di RSUD Jombang, 1 meninggal dunia pada akhir Januari lalu. 

"Pasien berusia 11 bulan berasal dari wilayah Kecamatan Kudu, pasien rujukan dari puskesmas tersebut meninggal dunia pada hari keempat setelah menjalani perawatan intensif," kata Gatut Wijaya.
 
Agar tidak menjadi wabah, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mencegah terjadinya kasus DBD. Diantaranya melalui  dinas kesehatan, telah membentuk simpul-simpul masyarakat untuk membasmi jentik nyamuk di lingkungan terkecil. (yos)

Berita Terkait

Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.

Dinkes Ngawi Terkesan Tertutup Data Jumlah Penderita DBD

Dinkes Catat 48 Kasus DBD, 1 Pasien Meninggal Sepanjang Tahun 2020

Periode Januari-Maret Hanya 3 Penderita DBD Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  7 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  5 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber