Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Meresahkan ! Jalan Desa Rusak Akibat Aktifitas Tambang Galian C Diduga Ilegal
Mataraman  Jum'at, 14-02-2020 | 04:17 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Jalan desa sepanjang 1,5 kilometer rusak akibat sering dilewati dump truk pengangkut tambang galian C. Parahnya, selama tambang galian C beroperasi bertahun-tahun tidak ada kompensasi terhadap warga setempat. Warga menduga jika galian C tersebut ilegal .

Sekitar 35 kepala keluarga di Dusun Moyo, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengeluhkan infrastruktur jalan yang rusak.  Kondisi akses transportasi menuju lahan persawahan dan ke wilayah lain itu bergelombang, sejumlah titik jalan yang berlubang menjadi genangan air hujan.

Warga menyebut kerusakan infrastrktur jalan, akibat banyaknya dump truk yang hilir mudik di jalan setempat. Kendaraan itu mengangkut tanah uruk, dari lokasi tambang galian C, yang berjarak sekitar lima meter dari permukiman.

Menurut warga, operasional tambang sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Sempat terhenti dan mulai aktif kembali sekitar enam bulan terakhir. Dugaan kuat aktifitas pertambangan di desa blabakan tersebut ilegal. Warga setempat hanya jadi penonton dan tidak tahu menahu kemana pendistribusian galian tanah uruk tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, satu alat berat tengah beroprasi mengeruk tebing di lahan tambang seluas satu hektar, sejumlah dump truk pun bergantian mengisi tanah tambang untuk di distribusikan ke suatu trempat. Bahkan diketahui, tambang tersebut merupakan milik slaah seorang perangkat Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun.

Dari keterangan warga, selama aktifitas tambang galian C beroperasi,  belum ada upaya perbaikan jalan ataupun kompensasi dari pihak penambang terhadap warga setempat.(end) 

Berita Terkait

Satpol PP Awasi Lahan Galian di Desa Blabakan

Kejari Terima Laporan Adanya Aktiftas Tambang Galian C Ilegal Nekat Beroprasi

Meresahkan ! Jalan Desa Rusak Akibat Aktifitas Tambang Galian C Diduga Ilegal

Diduga Ilegal, Tambang Galian C Ditutup Polisi
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber