Berita Terbaru :
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
Kemenko PMK Tinjau Ruang PUPR Untuk Pasien Suspect Covid 19
   

Unik, Kantin Sekolah Ini Tidak Menerima Uang Tunai
Pendidikan  Kamis, 13-02-2020 | 22:11 wib
Reporter : Moch Sahid
Di kantin sekolah tersebut saat membayar makanan atau minuman tidak menggunakan uang tunai. Melainkan memakai kupon pembayaran yang harus mereka tukar. Foto Moch Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Siapa yang tidak mengenal kantin sekolah, tempat favorit siswa untuk jajan maupun sekedar nongkrong saat bel sekolah berbunyi. Dari ratusan bahkan ribuan kantin sekolah yang ada di bangkalan, hanya kantin sekolah SMPN 5 Bangkalan yang unik dan berbeda.

Begitu bel sekolah waktu istirahat pertama berbunyi, ratusan siswa-siswi SMPN 5 Bangkalan, berhamburan keluar kelas menuju kantin sekolah yang letaknya berada di bagian depan samping ruang guru. Sekilas kantin sekolah yang diberi nama DE-5 Canteen tersebut, tidak berbeda dengan beberapa kantin sekolah yang ada di Bangkalan. Baik dari segi kebersihan maupun tatanan para pedagang, dan fasilitas lainnya, namun dari semua kantin sekolah itu mempunyai keunikan sendiri. Yaitu dari segi pembayaran yang sudah menerapkan pembayaran non tunai berupa kupon pembayaran.

Inovasi sistem pembayaran di kantin sekolah ini untuk mendidik rasa disiplin sekaligus mengenalkan sejak dini kepada siswa tentang sistem pembayaran non tunai.

Ariyani Wakasek Kesiswaan SMP 5 Bangkalan, sebelum siswa yang ingin jajan di kantin sekolah harus antri di tempat penukaran kupon pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu para pedagang yang menerima kupon pembayaran dapat menukarkan kembali kupon pembayaran dengan uang tunai kepada pihak sekolah.

"Tujuan inovasi untuk menanamkan rasa disiplin kepada siswa dan membelajarkan siswa tentang pembayaran non tunai, sampai saat ini kendala yang dihadapi siswa membawa pulang kupon pembayaran, padahal peraturannya siswa tidak boleh membawa pulang kupon pembanyaran, akibatnya seringkali menyulitkan saat ada pengecekan," kata Ariyani.

Setiap harinya, pihak sekolah menyiapkan kupon pembayaran senilai Rp 4 juta  dengan nilai pecahan seribu, Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu dengan rata-rata penukaran kupon pembayaran setiap harinya bisa mencapai Rp 2 juta.

Sementara itu Metania dan Helen 2 siswi SMPN 5 Bangkalan sangat senang dengan adanya kupon pembayaran ini. Karena selain unik, juga dapat melatih para siswa untuk belajar disiplin, namun seringkali lamanya waktu mengantri menukarkan kupon seringkali menjadi kendala siswa untuk dapat jajan di kantin sekolah ini. (pul)

Berita Terkait

Unik, Kantin Sekolah Ini Tidak Menerima Uang Tunai
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  6 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  10 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  7 jam

Karena Tak Terima Bansos, Kades dan Warga Gruduk ke UPT Pertanian
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber