Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Duh, Nasib PPPK Kabupaten Ngawi Masih Gelap
Politik  Kamis, 13-02-2020 | 11:10 wib
Reporter : Ito Wahyu
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Nagwi, Sumarsono
Ngawi pojokpitu.com, Pasca diumumkan lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK), nasib 137 tenaga honorer K2 Pemkab Ngawi masih gelap. Bahkan hingga saat ini SK pengangkatan sebagai pegawai setara Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak kunjung dikeluarkan.

Mereka yang kebanyakan berasal dari tenaga guru, kesehatan dan tenaga penyuluh pertanian terpaksa bertahan dengan status honorernya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Nagwi, Sumarsono mengaku hingga kini pihak Pemkab Ngawi masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat untuk kelanjutan hasil seleksi PPPK. "Kami sudah sering kali untuk berusaha mengkonfirmasi dengan pemerintah pusat, namun memang masih belum ada kejelasan. Terlebih meski dalam peraturan pemerintah No 49/2018 yang mengatur tentang PPPK itu sudah ada, namun aturan atau ketentuan yang menyatakan tentang pengangkatan PPK yang sudah lulus hingga kini belum ada," kata Sumarsono.

Pemkab Ngawi sebenarnya telah mempersiapkan untuk hitungan gaji dan hak jika para honorer K2 yang lolos PPPK, sudah secara sah diangkat. Karena sebelum melakukan proses rekrutmen juga telah dilakukan penghitungan besaran gaji yang akan diterimakan. (pul)

Berita Terkait

Duh, Nasib PPPK Kabupaten Ngawi Masih Gelap

Soal Guru Honorer, Ini Kata FHI untuk Mendikbud Nadiem

Nasib Guru Honorer, Bupati Tunggu Pemerintah Pusat

Berharap Kesejahteraan, Ribuan Guru Honorer Istighosah
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber