Berita Terbaru :
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Menjaring Tersangka Melalui Pasal UU ITE
Sorot  Kamis, 13-02-2020 | 10:22 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Kombespol Trunoyudho Wisnu Andiko, Kabidhumas Polda Jatim,
Surabaya pojokpitu.com, Pada tahun 2019, Polda Jatim telah menuntaskan 32 kasus pelanggaran atas undang-undang informasi dan transaksi elektronik atau ITE. Kasus pelanggaran undang-undang ITE mampu menyita perhatian publik, karena melibatkan sejumlah artis atau publik figur.

Sebagian orang menganggap pasal undang-undang informasi transaksi elektronik atau ITE sebagai pasal karet. Namun Polda Jawa Timur telah menerapkan dan menuntaskan 32 kasus tersebut selama 2019. Sejumlah kasus yang menyita perhatian publik adalah, kasus prostitusi online yang menjerat artis sinetron Vanessa Angel. Dalam kasus itu, Vanessa Anggela disebut terbukti bersalah melanggar pasal 27 ayat satu juncto pasal 45 ayat satu undang-undang nomor 19 tahun 2016, tentang ITE juncto 55 ayat satu ke satu kitab undang-undang hukum pidana.

Selanjutnya, kontestan Putri Pariwisata 2016, Putri Amelia, yang juga terjerat kasus yang sama yaitu undang-undang ITE. Menyusul politikus gerindra Ahmad Dhani Prasetyo, yang juga terjerat undang-undang yang sama. Dhani dilaporkan oleh pemimpin koalisi elemen bela NKRI Edi Firmanto atas dasar pencemaran nama baik dan ujaran kebencian.

Terbaru dengan kasus dugaan penghinaan terhadap Walikota Surabaya, Tri Risma Harini oleh Zikria Dzatil, warga Bogor melalui akun media sosialnya. Meski Risma telah memaafkan dan mencabut laporan, tidak membuat serta merta tersangka Zikria dinyatakan bebas secara instan.
 
Tersangka Zikria dinyatakan terbukti melanggar undang-undang ITE dengan tuduhan ujaran kebencian. Upaya gelar perkara penyidik Polrestabes Surabaya, dan diawasi Polda Jatim, ternyata membutuhkan proses waktu cukup panjang.

Pasal-pasal dari undang-undang ITE yang kerap digunakan yaitu pasal 27 ayat satu dan ayat tiga, pasal 28 ayat (dua, dan pasal 29. Selain itu, pelapor juga menjerat terlapor dengan pasal 156 KUHP dan pasal 310 hingga 311 KUHP. Pasal yang paling banyak digunakan yakni pasal 27 ayat 3 terkait pencemaran nama baik.

Menurut Kombespol Trunoyudho Wisnu Andiko, Kabidhumas Polda Jatim, dengan kondisi itu diharapkan masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial. Karena memposting kontain di media sosial, tentu saja membutuhkan sikap dewasa dan bijak karena akan menjadi konsumsi publik. (pul)

Berita Terkait

Hina Bupati di Facebook, Akun Ini Dilaporkan ke Polisi

Diputus Pacar, Seorang Pemuda Nekat sebar Video Pornonya di Medsos

Menjaring Tersangka Melalui Pasal UU ITE

Pria Trenggalek Sebarkan Foto Bugil Selingkuhan Karena Ditolak Cintanya
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  10 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  8 jam

Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  44 menit

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber