Berita Terbaru :
Krisis Stok Darah, PMI Berburu Kantong Darah ke Lingkup TNI
Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Kompetensi Bidang CPNS
KPU Surabaya Pastikan Penetapan Paslon Dilakukan Secara Internal
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
   

Ketua PKK Arumi, Ingatkan Pentingnya Ketepatan Pencatatan Kasus
Peristiwa  Rabu, 12-02-2020 | 17:18 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Malang pojokpitu.com, Upaya Provinsi Jatim dalam menangani stunting terus dilakukan, berbagai elemen dikerahkan untuk bisa menurunkan angka stunting di Jatim, termasuk tim penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur yang gencar melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menangani kasus stunting.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak, melakukan monitoring evaluasi (monev) stunting dan kematian ibu dan bayi (KIB) di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang siang tadi.

Di hadapan Kader PKK Pujon Kidul, Arumi mengingatkan pentingnya ketepatan dalam pencatatan kasus stunting, dengan banyaknya sosialisasi, diharapkan tidak ada kesalahan dalam pencatatan kasus stunting.

Arumi menegaskan tidak semua bayi pendek itu stunting, perlu dilihat dan paham akan aspek-aspek lainnya terkait bayi stunting, karena itu Kader PKK harus tepat dalam melakukan pencatatan.

"Upaya lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi stunting di Pujon Kidul ini yaitu pengembangan kawasan rumah pangan lestari (KRPL), karena cocok dengan kondisi kesuburan lahan di Pujon Kidul, serta memperhatikan pola asuh, pola makan, pola hidup bersih terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan," tambah Arumi.

Seusai melakukan kunjungan di Pujon Kidul, ketua Rombongan TP PKK Provinsi Jatim melanjutkan monev di Pendopo Agung Pringgitan Kabupaten Malang. Arumi kembali menekankan kepada Kader PKK Kabupaten Malang, di era sutainable development goals (SDGS), perlu melakukan penanggulangan angka stunting, kematian ibu dan bayi secara bersama-sama dari tingkat nasional hingga tingkat desa.(end)

Berita Terkait

Ketua PKK Arumi, Ingatkan Pentingnya Ketepatan Pencatatan Kasus
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  6 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  4 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber