Berita Terbaru :
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Ribuan Buruh Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-02-2020 | 16:10 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Ribuan buruh perusahaan di Kabupaten Jember, turun ke jalan menolak rancangan undang-undang Omnibus Law atau Cipta Lapangan Kerja. Mereka melakukan konvoi, orasi, dan drama teatrikal di Pendopo Wahyawibawagraha, aksi ini diterima oleh Bupati Jember. Selanjutnya, aksi buruh ini berlanjut di Gedung Dewan.

Aksi demonstrasi dilakukan ribuan buruh sejumlah perusahaan di Jember, Rabu (12/2) siang.

Tujuan pertama adalah Pendopo Bupati Jember, hingga menyebabkan kemacetan di jalan utama kota karena panjangnya iring-iringan
kendaraan yang dibawa para buruh.

Di depan rumah Dinas Bupati, mereka melakukan orasi dan drama teatrikal  sembari menggelar ratusan poster penolakan terhadap rancangan undang-undang Omnibus Law atau Cipta Lapangan Kerja.

Para demonstran dari kalangan buruh ini, diterima langsung Bupati Jember, Faida MMR. Bupati juga berorasi mendukung setiap langkah buruh yang ditempuh asal sesuai dengan hukum yang berlaku.

Bupati, Kapolres dan DPRD Kabupaten Jember, menandatangani fakta integritas akan mengawal sosialisasi UMK tahun 2020 kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Jember

Menurut perwakilan sarbumusi, dirinya dan ribuan buruh ada 2 misi aksi ini, pertama agar upah minimum kabupaten tahun 2020 betul-betul dilaksanakan oleh seluruh perusahaan di Kabupaten Jember, yang kedua sarbumusi Kabupaten Jember menolak RUU Omnibus Law, karena dinilai akan sangat menghilangkan upah minimum pekerja.

Sementara itu, Bupati Jember yang menerima perwakilan pengurus Sarbumusi, berjanji akan menuntaskan beberapa masalah yang menimpa buruh di Kabupaten Jember, termasuk yang terbaru, yakni PHK sepihak oleh perusahaan mpoint. Bupati menyayangkan sikap perusahaan yang cuek dan tidak kooperatif ketika beberapa kali dipanggil oleh dinas tenaga kerja Kabupaten Jember.(end)

Berita Terkait

Buruh dan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

PDIP Bentuk TIM Khusus Kaji RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Apbmi Jatim Nilai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Rugikan Perusahaan Bongkar Muat

Dewan Pers Tak Diajak Rembuk Soal Omnibus Law
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  4 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  5 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber